Sejarah Bangsal Siti Hinggil Keraton Yogyakarta, Tempat Soekarno Dilantik sebagai Presiden RIS - Mabur.co

Sejarah Bangsal Siti Hinggil Keraton Yogyakarta, Tempat Soekarno Dilantik sebagai Presiden RIS

Mabur.co- Kompleks bangunan yang sangat penting di antara sejumlah bangunan di kawasan Keraton Yogyakarta adalah Bangsal Siti Hinggil.

Secara harfiah, Siti Hinggil memiliki makna tanah yang tinggi. Keberadaannya memang lebih tinggi dibanding lokasi lainnya di keraton. Kompleks ini juga bisa dikatakan sebagai salah satu bangunan utama.

Untuk bisa mencapai Bangsal Siti Hinggil, terlebih dahulu melewati Bangsal Pagelaran yang letaknya berhadapan langsung dengan Alun-alun Utara.

Di sisi selatan Pagelaran, terdapat anak tangga menuju pelataran Siti Hinggil. Bangsal Siti Hinggil sudah ada sejak Sultan Hamengku Buwono I, namun wujudnya tidak seperti saat ini. Siti Hinggil mengalami pemugaran pada masa kekuasaan Sultan Hamengku Buwono VIII pada 1925, yaitu pada bagian tengah Bangsal Siti Hinggil.

Dilansir dari laman Kemendikbud, pada perjalanan sejarah berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), keberadaan Bangsal Siti Hinggil berperan penting bagi lahirnya pemerintahan negara baru. Siti Hinggil digunakan untuk pelantikan Ir. Soekarno sebagai Presiden Republik Indonesia Serikat (RIS) yang digelar pada 17 Desember 1949.

Di kompleks yang kini menjadi Bangunan Cagar Budaya (BCB), juga pernah dipakai untuk peresmian berdirinya perguruan tinggi nasional pertama di Indonesia, yakni Universitas Gadjah Mada pada 19 Desember 1949. ***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *