Mabur.co – Menghadapi fenomena musim kemarau panjang yang tak kunjung usai, sebanyak 950 siswa hingga pengajar Pondok Pesantren (Ponpes) Baitussalam, Sleman, mengikuti Salat Istisqa atau salat untuk memohon hujan di Lapangan Baitussalam, Prambanan, Sleman, Rabu (14/10/2026) pagi.
Kegiatan ini menjadi ikhtiar untuk memohon turunnya hujan sekaligus bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak kekeringan.

Anggota Badan Wakaf dan Dewan Masyayikh, Pondok Pesantren Baitussalam Prambanan, KH Ali Muhsin menuturkan, pelaksanaan Istisqa tidak hanya dilakukan melalui ibadah salat, tetapi juga disertai sejumlah amalan yang dianjurkan. Salah satunya adalah puasa sunah selama tiga hari sebelum pelaksanaan Salat Istisqa.
“Ini diselenggarakan tentunya dengan rangkaian acara. Di antaranya yaitu puasa sunah tiga hari sebelum diselenggarakan Istisqa,” katanya.
Perbanyak Sedekah
KH Ali Muhsin juga mengingatkan umat Islam untuk memperbanyak istighfar dan sedekah serta berusaha menjauhkan diri dari perbuatan maksiat.
“Semua kaum muslimin khususnya diminta untuk memperbanyak istighfar, sedekah, dan berusaha untuk menjauhkan diri dari perbuatan maksiat, baru diselenggarakan istisqa,” ujarnya.
Ambil Pelajaran dari Kondisi Alam
Menurut Ali, Salat Istisqa menjadi momentum bagi umat Islam untuk meningkatkan amal saleh sekaligus mengambil pelajaran dari kondisi alam.
“Saya menegaskan, ikhtiar melalui ibadah tersebut tetap memiliki nilai meskipun hujan belum turun setelah pelaksanaannya. Sekiranya masih belum turun hujan, itu sesungguhnya bukan satu kerugian yang dialami oleh orang Islam yang telah menyelenggarakan,” jelasnya.
Ali menambahkan, pelaksanaan Salat Istisqa dapat menjadi kesempatan bagi umat Islam untuk mendapatkan pahala melalui berbagai amalan kebaikan.
“Bagaimanapun juga jika belum kunjung turun hujan, maka sesungguhnya penyelenggaraan ini merupakan suatu kesempatan untuk meraih satu pahala. Karena sudah berhasil memperbanyak amal saleh,” katanya.
Lebih lanjut, Ali menyebut, pelaksanaan Salat Istisqa di Ponpes Baitussalam tidak semata-mata untuk memohon hujan bagi lingkungan pondok.
“Kegiatan itu juga menjadi bentuk kepedulian terhadap masyarakat di berbagai daerah di Indonesia yang mengalami kekeringan dan kesulitan memenuhi kebutuhan air sehari-hari akibat kemarau panjang,” ucapnya.
Sementara itu, salah satu siswa, Helen, berharap dengan Salat Istisqa tidak hanya tahu teori tentang bagaimana Salat Istisqa, tapi juga langsung bisa mempraktikkannya.
“Semoga segera turun hujan yang akan memberi manfaat dan membawa berkah bagi semua orang,” paparnya. ***
