Mabur.co – Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, turut mengkritik para ekonom atau pengamat ekonomi, yang sempat menyatakan bahwa kondisi ekonomi Indonesia akan hancur dalam waktu dekat, khususnya akibat perang yang terjadi di Timur Tengah, dan seterusnya.
Menurut Menkeu, setelah melakukan pengecekan langsung di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, serta memeriksa berbagai data yang tersaji dalam beberapa waktu terakhir, Menkeu berkesimpulan bahwa kondisi ekonomi Indonesia tetap akan baik-baik saja, meskipun tengah dilanda defisit anggaran dan lain sebagainya.
“Kan saya menteri keuangannya, saya yang ngitung (seberapa banyak anggaran yang masih tersedia). Kita hitung semuanya kok. Mereka (ekonom) mah nggak pernah ngitung,” tegas Purbaya seperti dilansir dari kanal YouTube Nusantara TV, belum lama ini.
Purbaya juga turut mengingatkan kepada para ekonom atau pengamat ekonomi, agar tidak sembarangan berbicara tentang kondisi ekonomi Indonesia. Karena hal itu mengindikasikan seolah-olah mereka lebih tahu daripada Purbaya, sebagai Menteri Keuangan, yang benar-benar menghitung dan mengecek kondisi ekonomi yang dialami rakyat dari lapisan bawah.
“Waktu saya lihat data, masih bagus kok (kondisi ekonomi Indonesia). Jadi kalau nggak ngerti (kondisi ekonomi secara real di lapangan), jangan coba nakut-nakutin orang dengan bilang ‘wah ekonomi kita mau hancur’. Dia (ekonom) aja nggak pernah pegang data ekonomi kayak gimana, jadi nggak usah sok tahu,” lanjut Purbaya.
Purbaya pun yakin, dengan pengalamannya mengelola bidang ekonomi negara sejak 2004 (era pemerintahan SBY), kondisi ekonomi Indonesia akan tetap baik-baik saja dalam beberapa waktu ke depan, tanpa harus merisaukan kondisi yang terjadi di negara tetangga seperti Filipina, Malaysia, atau Singapura.
Serta negara-negara Teluk yang terdampak langsung konflik geopolitik dengan Amerika Serikat dan Israel. (*)



