Mabur.co-Kasus tindakan penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus, menjadi sorotan DPR RI.
Ketua Komisi III, Habiburokhman, mengecam tindakan penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus.
Habiburokhman meminta langsung Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri, untuk menangkap pelaku.
“Komisi III DPR mengecam keras aksi penyiraman air keras, kepada aktivis Kontras Andrie Yunus. Kami sudah menghubungi Kapolda Metro Jaya dan meminta agar pihak kepolisian bergerak cepat mengusut kasus ini dan menangkap para pelakunya,” ucap Habiburokhman, dilansir dalam keterangannya, di akun Instagram @habiburokhmanjkttimur, Sabtu (14/3/2026).
Legislator dari Fraksi Partai Gerindra ini meminta pengawalan maksimal kepada Andrie. Hal ini bertujuan untuk menjamin keamanan dan keselamatan Andrie dari potensi ancaman hingga kekerasan susulan.
“Kita tidak boleh mentolerir segala bentuk kekerasan kepada warga negara. Apa pun bentuk perbedaan pendapat harusnya tidak boleh direspons dengan kekerasan dan premanisme,” katanya.
Habiburokhman menjelaskan, merujuk Pasal 28G UUD 1945, setiap orang berhak atas perlindungan diri pribadi, berhak atas rasa aman dan perlindungan dari ancaman ketakutan untuk berbuat atau tidak berbuat sesuatu yang merupakan hak asasi.
“Kami pastikan Komisi III akan terus mengawal kasus ini agar penyidikannya berjalan dengan cepat dan profesional. kami minta negara menanggung penuh biaya pengobatan terbaik agar beliau bisa segera pulih kembali,” ujarnya. ***



