Mabur.co – Suasana haru menyelimuti upacara pemakaman militer Kopda (Anumerta) Farizal Rhomadhon, prajurit TNI yang gugur saat menjalankan misi sebagai pasukan perdamaian PBB (UNIFIL) di Lebanon, Minggu (05/04/2026).
Kesedihan mendalam begitu terasa saat tembakan salfo mengiringi kepergian jenazah almarhum menuju ke tempat peristirahatan terakhirnya di Taman Makam Pahlawan (TMP) Giripeni, Wates, Kulon Progo.
Praka Farizal Rhomadhon yang mendapat kenaikan pangkat menjadi Kopral Dua (Kopda) Anumerta merupakan sosok yang dikenal baik oleh orang tua, saudara, maupun kerabatnya.
Sebelum gugur di usia 28 tahun, almarhum tercatat merupakan prajurit yang berasal dari satuan Yonif 133/JS Brigif 25/ Siwah Kodam Iskandar Muda, Aceh.
Meski kerap bertugas di tempat yang jauh, Praka Farizal dikenal tak pernah lupa menanyakan kabar kedua orang tuanya yang tinggal di Dusun Ledok, Sidorejo, Lendah, Kulon Progo.
Setiap ada waktu, ia disebut selalu melakukan komunikasi dengan kedua orang tuanya, yakni Senam (ayah) yang berprofesi sebagai petani. Dan Supinah (ibu) yang bekerja sebagai guru SD.
“Dia rajin komunikasi. Setiap ada sesuatu misalnya pindah tugas atau apa, pasti mengabari saya dan ayahnya,” ujar Supinah.
Tak hanya dikenal anak yang berbakti, Praka Farizal yang merupakan anak bungsu dari 2 bersaudara itu juga dikenal memiliki jiwa sosial tinggi di masyarakat.
Dukuh Ledok, Wakidi, bahkan menyebut sebelum menjadi anggota TNI, almarhum selalu aktif dalam kegiatan sosial di lingkungan tempat tinggalnya.
Ia bahkan tercatat sebagai anggota organisasi pemuda desa atau karang taruna.
“Setiap pulang ke rumah, dia juga selalu bergaul dengan warga maupun tetangga. Terakhir ketemu saya itu pas Idulfitri tahun lalu. Ketemu di lapangan saat salat Ied,” kenangnya.
Sebelum gugur pada 29 Maret 2026 di Lebanon, menjabat sebagai Taban Provost 1 Ru Provost Kima, di satuan Batalyon Infanteri (Yonif) 113/Jaya Sakti. Di bawah naungan Brigif 25/Siwah, Kodam Iskandar Muda.
Dengan posisi atau jabatan operasional itu ia bertugas menjaga disiplin dan tata tertib di lingkungan Kompi Markas Satuan Yonif.
Pria kelahiran Kulon Progo Daerah Istimewa Yogyakarta pada 3 Janurari 1998 itu dikenal sebagai sosok prajurit muda yang berdedikasi tinggi.
Atas pengabdiannya, Praka Farizal pernah menerima tanda kehormatan Satya Lencana Dharma Nusa serta Satya Lencana Kesetiaan VIII.
Penghargaan itu diberikan sebagai bentuk apresiasi atas loyalitas, disiplin, dan dedikasi tanpa cacat selama menjalankan tugas sebagai prajurit TNI.
Selain meninggalkan istri Fafa Nur Azila, Praka Farizal Rhomadhon juga meninggalkan seorang anak perempuan Shanaya Almahyra Elshanu yang masih berumur dua tahun.



