Mabur.co – Presiden Prabowo belum berhenti menciptakan terobosan program baru bagi rakyat Indonesia.
Setelah program Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), Desa Nelayan Merah Putih, serta wacana “gentengisasi” dan juga “listrikisasi”, kini Prabowo juga tengah mempersiapkan satu program lainnya, yang berkaitan dengan “rumahisasi”.
“Rumahisasi” sendiri akan memiliki branding “Rumah Murah”.
Program terbaru ini nantinya akan mulai dijalankan pada pertengahan 2026 ini, dengan target pembangunan 1 juta rumah hingga 2029 mendatang, atau akhir masa kepemimpinan Prabowo sebagai Presiden.
“Kita juga akan bangun (program) Rumah Murah. Target kita satu juta rumah, selama tIga tahun mendatang (hingga 2029),” ujar Prabowo dalam forum “Presiden Prabowo Menjawab” seperti dilansir dari kanal YouTube Najwa Shihab, belum lama ini.
Melalui program ini, Prabowo memperkirakan akan butuh setidaknya lima orang pekerja untuk masing-masing rumah. Sehingga akan ada lima juta lapangan kerja baru yang dihasilkan, hanya dari program “rumah murah” atau “rumahisasi” ini.
“Satu rumah itu (diperkirakan) membutuhkan sekitar lima orang pekerja di dalamnya, mulai dari tukang batu, tukang kayu, tukang listrik, dan sebagainya,” tambah Prabowo.
Tidak hanya berpotensi menyerap lima juta pekerja baru, menurut Prabowo, program semacam ini juga akan mampu mendatangkan setidaknya 72 turunan perusahaan yang akan mengajukan kerjasama, baik sebagai kontraktor atau sejenisnya.
Bahkan Prabowo sesumbar, program semacam ini akan mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional mencapai 8%. (*)



