Kevin Diks Sesumbar Taklukkan Bulgaria di Final FIFA Series 2026 - Mabur.co

Kevin Diks Sesumbar Taklukkan Bulgaria di Final FIFA Series 2026

Mabur.co – Bek kanan timnas Indonesia kelahiran Apeldoorn, Belanda, Kevin Diks, mengaku siap dan percaya diri jelang menghadapi Bulgaria di Final FIFA Series yang akan berlangsung Senin malam ini (30/3/2026) di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta Pusat.

Menurut Kevin, tim Garuda saat ini sedang dalam kepercayaan diri tinggi, menyusul kemenangan meyakinkan atas Saint Kitts and Nevis (4-0) dalam pertandingan babak Semifinal, yang berlangsung beberapa hari lalu.

Meskipun Bulgaria adalah tim yang jauh berbeda dengan Saint Kitts and Nevis, namun Kevin sesumbar, bahwa Indonesia akan mampu memberi kejutan kepada Bulgaria.

“Bulgaria adalah tantangan selanjutnya bagi kami. Dan saya yakin kami bisa menciptakan sejarah baru (mengalahkan tim kuat eropa untuk pertama kalinya). Kami punya skuad yang bagus, dan menghadapi tim eropa seperti Bulgaria tentunya akan sangat bagus bagi kami (untuk mengetes level timnas Indonesia),” ungkap Kevin usai menjalani sesi official training bersama timnas Indonesia di Stadion Madya, Jakarta Pusat, sebagaimana dilansir dari kanal YouTube BOLASPORTCOM, Minggu (29/3/2026).

Lebih lanjut Kevin mengungkapkan bahwa Final FIFA Series kali ini adalah kesempatan terbaik bagi timnas Garuda, untuk dapat menaklukkan tim eropa seperti Bulgaria. Apalagi dengan dukungan bermain di kandang sendiri, pastinya akan membuat kepercayaan diri para pemain akan semakin meningkat.

“Saya rasa inilah kesempatan terbaik bagi kami untuk bisa mengalahkan tim eropa seperti Bulgaria. Saya pikir itu realistis. Bola itu bundar. Apapun bisa terjadi dalam permainan sepakbola. Apalagi dengan dukungan supporter tuan rumah, akan sangat sulit mengalahkan kami di kandang sendiri. Inilah saat yang tepat untuk membuktikannya,” tambah pemain asal klub Borussia Mönchengladbach tersebut.

Pernyataan Kevin Diks terasa masuk akal, dimana saat ini timnas Indonesia dihuni oleh 70% “antek-antek asing” alias pemain diaspora, yang sebagian besar berkarier di eropa.

Sehingga bisa dibilang, pertandingan nanti malam lebih cocok disebut sebagai duel “sesama negara eropa”, ketimbang duel antara negara Asia Tenggara dengan Eropa Timur. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *