Mabur.co- Pemerintah Indonesia memutuskan untuk melakukan evakuasi bertahap terhadap warga negara Indonesia (WNI) yang berada di Iran menyusul perkembangan situasi keamanan di negara tersebut yang semakin dinamis.
Langkah tersebut diambil sebagai bagian dari komitmen pemerintah dalam memastikan keselamatan serta perlindungan seluruh WNI di wilayah terdampak konflik Iran -AS.
“Pemerintah Indonesia telah memutuskan untuk menyelenggarakan evakuasi bertahap bagi WNI yang berada di wilayah Iran,” dikutip dari akun Instagram resmi @indonesianteheran, Kamis (5/3/2026).
Kedutaan Besar Republik Indonesia di Teheran mengumumkan langkah penyelamatan tersebut sebagai respons atas perkembangan situasi keamanan terkini di wilayah Iran.
Menyusul perkembangan situasi terkini, Pemerintah Indonesia memutuskan untuk menyelenggarakan evakuasi bertahap bagi seluruh WNI di wilayah Iran.
Berdasarkan data perwakilan RI, terdapat 329 WNI yang saat ini berada di negara tersebut, dengan mayoritas merupakan mahasiswa yang sedang menempuh pendidikan di berbagai kota.
Meski tidak ada laporan mengenai WNI yang terdampak langsung secara fisik, situasi keamanan yang berkembang membuat pemerintah menyiapkan langkah antisipatif melalui skema evakuasi.
Dalam pengumuman tersebut, KBRI Teheran mengimbau seluruh WNI di Iran untuk segera melakukan kontak dengan pihak kedutaan guna mempermudah koordinasi proses evakuasi.
Kontak tersebut diperlukan untuk mengatur berbagai aspek teknis, termasuk jadwal keberangkatan serta titik kumpul bagi warga yang akan mengikuti proses evakuasi.
“Segala informasi teknis, jadwal, dan titik kumpul evakuasi untuk masing-masing gelombang akan dikoordinasikan secara intensif melalui grup komunikasi resmi WNI di Iran,” dilansir dari KBRI Teheran.
Menteri Luar Negeri RI, Sugiono, menuturkan, pemerintah telah menyiapkan langkah evakuasi bagi Warga Negara Indonesia (WNI) yang berada di Iran.
“Saya telah menginstruksikan Duta Besar RI di Teheran untuk menyiapkan langkah-langkah evakuasi apabila terdapat WNI yang ingin kembali ke Indonesia. Di tengah eskalasi yang semakin meningkat, tadi siang juga saya sudah memerintahkan kepada dubes kita di Teheran untuk mengambil langkah-langkah evakuasi yang segera jika memang ada masyarakat Indonesia yang menginginkan untuk dievakuasi,” ujar Sugiono, dilansir Kompas.com, Kamis (5/3/2026).
Sugiono menuturkan, pada tahap awal, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Teheran telah mengidentifikasi sedikitnya 15 WNI yang siap untuk dievakuasi.
Proses evakuasi direncanakan melalui Kota Baku di Azerbaijan dengan jalur darat.
“Evakuasi dari Teheran itu mereka harus dibawa ke Baku (Azerbaijan). Dari Teheran ke Baku itu 10 jam perjalanan darat,” tegas Menlu.
Sugiono menjelaskan, tidak semua WNI yang berada di wilayah terdampak konflik memilih untuk meninggalkan Iran.
Pemerintah menghormati keputusan masing-masing warga, namun bagi mereka yang ingin kembali ke Tanah Air, negara akan memfasilitasi proses evakuasi.
“Perlu diketahui dari semua WNI yang ada di wilayah-wilayah terdampak tidak semuanya kemudian menyampaikan keinginan untuk dievakuasi. Tapi tadi disampaikan ada beberapa yang bersedia untuk dievakuasi dari wilayah Iran dan saya perintahkan untuk melaksanakan evakuasi bertahap tersebut,” katanya. ***



