Ketua DPD RI Usulkan Masyarakat “Gotong Royong” Bantu MBG

Mabur.co – Polemik terkait MBG (Makan Bergizi Gratis) pemerintahan Prabowo Subianto sepertinya sudah semakin menjadi-jadi.

Terbaru, Ketua DPD RI, Sultan Bachtiar Najamudin, dalam keterangannya kepada awak media pada Minggu (22/2/2026) lalu menyampaikan, agar masyarakat bisa ikut bergotong royong membantu mensukseskan program MBG.

Karena menurut Sultan, program ini tidak akan sanggup bertahan lama, jika hanya dikelola oleh pemerintah menggunakan dana APBN semata.

“Rasanya kita juga butuh penggalangan dana dari masyarakat untuk program MBG ini. Apalagi kita ini terkenal sebagai bangsa yang dermawan dan suka gotong-royong. Jadi mungkin potensi itu juga bisa kita manfaatkan dalam program MBG,” ucap Sultan Bachtiar Najamudin kepada awak media, Minggu (22/2/2026).

Ketua DPD RI, Sultan Bachtiar Najamudin (Foto: pojoksatu.id)

Sultan meyakini, bahwa rakyat Indonesia masih memiliki semangat kebersamaan yang bernama gotong royong, atau saling tolong menolong.

Semangat inilah yang kemungkinan juga bisa diterapkan untuk mensukseskan program unggulan Presiden Prabowo yang satu ini.

“Ketika masyarakat bisa ikut berpartisipasi dan gotong royong bersama dalam bentuk iuran, saya yakin program ini akan semakin baik ke depannya. Sekaligus membuat masyarakat bisa terlibat secara langsung dalam program unggulan Pak Presiden,” ungkap Sultan.

Tidak hanya dari dalam negeri, Sultan juga mengaku telah menjalin komunikasi dengan sejumlah duta besar negara-negara sahabat, guna membuka peluang bagi dunia internasional untuk ikut serta mensukseskan program MBG.

Jika melihat fenomena kegaduhan masyarakat belakangan ini, yang sebagian besar berasal dari kecacatan program MBG, rasanya hampir mustahil untuk mengharapkan masyarakat akan rela bergotong royong demi program yang satu ini.

Karena itu sama saja dengan semakin melenggangkan kekuasaan pemerintah, yang semakin ke sini sudah semakin zalim kepada rakyat. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *