Mahfud MD: Mengganti Presiden di Tengah Jalan Tidak Otomatis Negara Lebih Baik - Mabur.co

Mahfud MD: Mengganti Presiden di Tengah Jalan Tidak Otomatis Negara Lebih Baik

Mabur.co – Guru besar hukum tata negara, Mahfud MD, kembali bersuara terkait isu penggulingan presiden PrabowoSubianto dari kursi RI 1, yang diserukan oleh sejumlah pengamat, dalam acara halal bihalal “Sebelum Pengamat Ditertibkan”, yang berlangsung pada akhir Maret lalu.

Secara garis besar, keinginan para pengamat (dan segelintir masyarakat) adalah mengganti Presiden Prabowo Subianto, dengan sosok lain di luar pemerintahan saat ini (tentu saja bukan digantikan oleh wakilnya Gibran).

Namun menurut Mahfud, wacana semacam itu tidak akan membuat Indonesia akan jadi lebih baik dari sebelumnya.

Karena bagi Mahfud, siapa pun yang menjabat sebagai presiden, pasti akan menghadapi masalahnya masing-masing, dengan tingkat kesulitan yang bervariasi.

“Kita itu tidak ingin juga yang namanya gonta-ganti presiden di tengah jalan. Saya kira kita tidak inginlah hal tu terjadi. Karena siapa pun gantinya ya pasti akan menghadapi kritik juga. Karena semuanya akan menghadapi masalahnya sendiri,” ungkap Mahfud MD dalam podcast Terus Terang, sebagaimana dilansir dari kanal YouTube Mahfud MD Official, belum lama ini.

Selain berpotensi tidak membawa perubahan yang signifikan, menurut mantan pasangan Ganjar Pranowo dalam Pilpres 2024 ini, Indonesia terpaksa harus menata ulang sistem ketatanegaraannya, jika presiden Prabowo benar-benar dimakzulkan oleh rakyatnya sendiri, apalagi jika tidak sesuai konstitusi.

Dengan kata lain, Mahfud beranggapan bahwa memakzulkan Prabowo akan mampu menyelesaikan satu masalah (lengsernya Prabowo dari kursi RI 1).

Akan tetapi, akan timbul masalah baru lainnya, yang kemungkinan besar akan sulit ditangani oleh rakyat Indonesia secara keseluruhan.

“Apa pun keinginannya (termasuk ingin mengganti presiden di tengah jalan) kita harus tetap berpegang teguh terhadap konstitusi. Kalau segala sesuatu tidak sesuai hukum (konstitusi) nanti semua orang akan berbuat seenaknya sendiri-sendiri. Nanti malah kacau lagi negaranya. Akhirnya harus ditata ulang semuanya dari awal lagi,” tambah Mahfud.

Alih-alih ikut mengajak masyarakat untuk bersama-sama menggulingkan kekuasaan Presiden Prabowo, Mahfud justru mengimbau kepada masyarakat, termasuk para pengamat yang hadir dalam acara halal bihalal tersebut, untuk tetap mendukung pemerintahan yang saat ini sedang berkuasa.

Namun tentu saja tetap konsisten menyampaikan kritikan, demi kebaikan bangsa dan negara secara umum. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *