Mabur.co – Keberhasilan Veda Ega Pratama yang sukses mengukir sejarah sebagai pembalap pertama Indonesia yang naik podium di ajang Grand Prix ternyata tak pernah disangka pihak keluarga termasuk ayahnya sendiri.
Ayah Veda, Sudarmono, yang juga mantan pembalap nasional bahkan mengaku kaget dan tak menyangka sama sekali dengan capaian anaknya yang sukses meraih posisi 3 dalam ajang balap Grand Prix Moto3 di Brazil Minggu kemarin.
Dikutip dari wawancaranya dengan Kompas TV, Sudarmono awalnya mengaku realistis dan hanya berharap anaknya bisa tampil maksimal untuk sekadar bisa mencuri poin dalam ajang Moto3 seri 2 ini.
“Tadinya saya berharap poin saja, gak menyangka. Karena Veda benar-benar rookie di kelas ini. Pegang motor juga baru berapa kali. Tapi alhamdulillah malah bisa podium,” ujarnya.
Tak hanya Sudarmono, Veda sendiri dikatakan juga tak menyangka bisa meraih podium dalam balapan kemarin. Hal itu diungkapkan Sudarmono saat ia berkomunikasi langsung dengan Veda beberapa saat usai balapan selesai.
“Setelah balapan itu dia telpon, kok bisa juara ya? Sepertinya dia sendiri juga tidak menyangka (akan podium),” ungkapnya.
Meski begitu Sudarmono menyebut sebelum pertandingan, Veda mengatakan dirinya cukup yakin akan bisa mendapatkan hasil positif dan mengaku cukup enjoy. Yakni dengan target berupaya tampil maksimal dan memperoleh hasil yang terbaik.
Saat ditanya apa kunci Veda bisa tampil luar biasa di usia muda, hingga berhasil menorehkan prestasi membanggakan di ajang balap tingkat dunia, Sudarmono menjawab hal itu hanya berawal dari sesuatu yang sangat sederhana.
“Kuncinya itu mimpi. Awalnya waktu kecil dia mimpinya bisa mengalahkan saya. Tak hanya itu dia juga punya mimpi untuk bisa balapan di ajang Grand Prix. Bukan hanya untuk kelas Moto3 saja, namun kelas yang lebih tinggi,” katanya.
Dari mimpi itulah, Veda dikatakan terus memotivasi dirinya sendiri untuk mempersiapkan segala sesuatunya dengan berbagai latihan yang sangat disiplin. Mulai dari mempersiapkan fisik, mental, hingga pengetahuan dan wawasan soal dunia balap.
“Kelebihan Veda itu mampu memotivasi dirinya sendiri dengan baik. Semua benar-benar disiapkan sejak kecil, dengan rutin latihan fisik, melihat video (evaluasi balapan) dll,” katanya.
Selain akan terus mendukung kiprah Veda di dunia balap, sebagai orang tua, Sudarmono hanya berpesan agar anaknya bisa terus konsisten dan tak pernah berhenti belajar dan mengasah diri. Ia pun berharap agar Veda bisa terus berprestasi di masa mendatang.
“Harapannya yang penting bisa konsisten dulu. Terus belajar dan memaksimalkan kemampuan. Mudah-mudahan bisa terus di zona poin dan bisa kembali naik podium,” ungkapnya.



