Tahukah Kamu, Ada Jutaan Bitcoin Senilai Rp6 Kuadriliun di Dunia yang Hilang Selamanya?

Mabur.co – Tahukah kamu, ada satu fakta mengejutkan tentang bitcoin yang tak banyak diketahui. Saat ini ada jutaan bitcoin telah hilang secara permanen dan tidak akan pernah bisa dikembalikan. Hal itu menjadikannya seperti harta karun yang telah hilang dan terkubur selamanya.

Sebagaimana dikutip dari laporan analisis industri kripto oleh Chainalysis melalui Exolix, diperkirakan antara 2,3 hingga 3,7 juta bitcoin telah hilang karena kunci pribadi yang terlupakan, dompet rusak, atau kesalahan penyimpanan data. Jumlah ini setara dengan sekitar 11–18 persen dari total pasokan bitcoin maksimum 21 juta koin.

Jika dikonversi ke rupiah, dengan nilai 1 bitcoin sekitar Rp1,8 miliar per koin, maka harta karun bitcoin yang telah hilang selamanya itu mencapai antara Rp4 hingga Rp6,6 kuadriliun, jumlah yang luar biasa besar.

Sebagaimana dikutip dari Coinpaper, bitcoin hanya dapat diakses melalui private key, yaitu kode kriptografi yang berfungsi sebagai kunci kepemilikan. Jika kunci ini hilang, maka bitcoin tetap tercatat di blockchain, tetapi tidak dapat dipindahkan oleh siapa pun.

Tidak ada sistem pemulihan, tidak ada layanan pelanggan, dan tidak ada otoritas yang dapat membuka kembali dompet tersebut. Inilah perbedaan paling ekstrem antara Bitcoin dan sistem keuangan tradisional.

Salah satu kasus paling terkenal adalah milik James Howells, seorang insinyur asal Inggris yang secara tidak sengaja membuang hard drive berisi kunci dompet bitcoin miliknya. Kisah ini dilaporkan dalam berbagai media internasional, sebagaimana dikutip dari CCN. Hard drive tersebut diketahui menyimpan akses ke sekitar 8.000 bitcoin, yang hingga kini tidak pernah bisa diambil kembali. 

Walaupun Howells telah mencoba meminta izin untuk menggali kembali tempat pembuangan sampah kota, usaha tersebut tidak pernah membuahkan hasil. Bitcoin di dalam dompet itu kini menjadi contoh nyata bagaimana kekayaan digital bisa terkunci selamanya.

Yang membuat fakta ini benar-benar mind blowing adalah: bitcoin yang hilang sebenarnya tidak menghilang dari blockchain. Mereka tetap terlihat, dapat dilacak, dan tercatat secara publik, tetapi tidak bisa dipindahkan. Fenomena ini menjadikan bitcoin satu-satunya aset di dunia yang dapat hilang secara ekonomi, namun secara teknis tetap ada.

Karena bitcoin memiliki pasokan terbatas, setiap bitcoin yang hilang akan mengurangi jumlah peredaran bitcoin yang bisa digunakan manusia. Sehingga akan meningkatkan kelangkaan bitcoin secara permanen, dan membuat bitcoin yang tersisa semakin bernilai.

Dikutip dari CoinLedger, fenomena ini menjadikan bitcoin sebagai aset digital dengan tingkat kelangkaan yang bahkan tidak dimiliki oleh emas.

Tak heran banyak kalangan menyebut bitcoin adalah uang pertama dalam sejarah manusia yang bisa mati selamanya karena kesalahan manusia. Tidak bisa dicetak ulang, tidak bisa diganti, dan tidak bisa diklaim kembali. Hal itu pula yang membuat banyak orang menyebut bitcoin sebagai emas digital paling langka yang pernah ada. ***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *