Jelang Ramadan, Kampung Sentra Kerajinan Aluminium Banjir Pesanan - Mabur.co

Jelang Ramadan, Kampung Sentra Kerajinan Aluminium Banjir Pesanan

Mabur.co – Sejak beberapa minggu terakhir, suasana sentra kerajinan aluminium di Kampung Kuncen, Kalurahan Bendungan, Kapanewon Wates, Kabupaten Kulon Progo, nampak tak seperti biasanya. 

Setiap menjelang bulan suci Ramadan seperti saat ini, kampung ini nampak lebih ramai dari biasanya.

Ramainya aktivitas itu terlihat di sejumlah bengkel las para perajin aluminium yang ada.  

Ya momen bulan Ramadan memang selalu membawa kebahagiaan tersendiri bagi sejumlah warga yang setiap hari bekerja sebagai perajin aluminium di kampung Kuncen. 

Pasalnya di momen-momen seperti inilah, mereka akan menerima peningkatan  pesanan dari pelanggan. Baik itu pesanan pembuatan barang atau perbaikan perkakas rumah tangga.

Seorang perajin aluminium tengah membuat perkakas rumah tangga. (Foto: JH Kusmargana)

Di momen seperti sekarang ini, suara dentingan logam dan aktivitas produksi akan berlangsung tanpa henti sejak pagi hingga sore hari.

Para perajin bekerja keras mengejar tenggat waktu yang diberikan pelanggan. 

Seperti dirasakan salah seorang perajin aluminium, Agung Setyabudi.

Ia mengaku setiap Ramadan permintaan servis dan pesanan aluminium meningkat signifikan dibandingkan bulan biasa. 

Dalam satu minggu, ia mengaku bisa menerima belasan pesanan, baik pembuatan baru maupun perbaikan peralatan lama milik pelanggan.

“Kalau Ramadan seperti sekarang, pesanan bisa sampai belasan tiap minggu. Ada yang pesan baru, ada juga yang servis,” ujarnya.

Di bengkel-bengkel yang menempati teras rumah warga inilah, para perajin mengerjakan berbagai pesanan, mulai dari pembuatan alat pertanian hingga perlengkapan rumah tangga berbahan aluminium seperti dandang, ceret, soblok, dan ketel.

Meski permintaan meningkat, Agung menjelaskan, tarif pembuatan maupun servis berbagai barang di momen bulan Ramadan tetap sama seperti hari-hari biasa. Hal ini dilakukan untuk menjaga kepercayaan pada konsumen.

“Tarifnya bervariasi tergantung ukuran dan tingkat kesulitan pengerjaan. Mulai dari puluhan sampai ratusan ribu,” katanya. 

Seorang perajin aluminium tengah servis perkakas milik pelanggan. (Foto: JH Kusmargana)

Meski hanya terjadi setahun sekali, momen seperti ini selalu ditunggu para perajin aluminium di kampung ini.

Terlebih semakin banyaknya peralatan modern rumah tangga yang dijual dipasarkan membuat usaha mereka semakin terpinggirkan. 

“Ya lumayan bisa untuk sangu di bulan puasa,” katanya.

Kampung Kuncen di Kalurahan Bendungan sendiri sudah lama dikenal sebagai sentra perajin kaleng aluminium di Kulon Progo. Keahlian membuat berbagai perkakas ini diwariskan secara turun-temurun dari orang tua hingga generasi sekarang.

Tradisi kerajinan tersebut tidak hanya menjadi sumber penghidupan, tetapi juga bagian dari identitas masyarakat setempat. 

Dengan tetap mempertahankan teknik tradisional dan kualitas produk, para perajin di Kampung Kuncen berharap usaha ini terus bertahan dan berkembang, di tengah perkembangan zaman yang semakin modern. ***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *