Ini Museum Paling Memukau di Yogya, Cocok Jadi Destinasi Wisata Lebaran - Mabur.co

Ini Museum Paling Memukau di Yogya, Cocok Jadi Destinasi Wisata Lebaran

Mabur.co – Terletak di kawasan Kaliurang, tepatnya di lereng Gunung Merapi, Museum Ullen Sentalu menjadi salah satu destinasi wisata budaya yang sangat unik dan patut dikunjungi di momen libur Lebaran seperti saat ini.

Dari sekian banyak museum yang ada di DIY, museum ini bahkan disebut-sebut sebagai salah satu museum seni dan budaya paling ikonik dan eksotik yang ada di Yogyakarta.

Lokasinya berada di dataran tinggi membuat museum ini memiliki suasana yang sejuk, asri, dan jauh dari hiruk-pikuk perkotaan. 

Dikutip dari situs resminya, nama “Ullen Sentalu” sendiri diambil dari akronim “Ulating Blencong Sejatining Tataraning Lumaku” yang berarti cahaya lampu sebagai penuntun manusia dalam menjalani kehidupan. 

Filosofi ini mencerminkan peran museum sebagai penjaga sekaligus penerang budaya Jawa bagi generasi masa kini.

Untuk bisa mencapai museum ini pengunjung bisa menempuh perjalanan sekitar 25 kilometer dari pusat kota Yogyakarta ke arah lereng Gunung Merapi, melalui jalur Kali Boyong.

Setibanya di lokasi, pengunjung akan langsung disambut suasana khas pegunungan yang tenang, sejuk, dan asri. 

Terletak di tengah hutan tropis, bangunan museum nampak sangat estetik karena sengaja didesain menyatu dengan lingkungan dan alam sekitar.

Sejumlah spot mulai dari lorong-lorong sempit berbatu, dinding berlumut, hingga pencahayaan alami dari balik dedaunan, menciptakan nuansa yang teduh sekaligus sedikit mistis, namun cocok untuk spot foto.

Sejak diresmikan pada 1997, Museum Ullen Sentalu dikenal sebagai museum yang berbeda dari museum pada umumnya. 

Di museum ini pengunjung tidak diperbolehkan berkeliling secara bebas, melainkan harus mengikuti tur yang dipandu oleh pemandu profesional.

Dengan begitu pengunjung bisa memahami setiap pesan cerita, filosofi, dan konteks sejarahnya.

Berbagai koleksi berharga yang menggambarkan kejayaan budaya Jawa, khususnya dari era Kerajaan Mataram dan pecahannya seperti Kasunanan Surakarta, Kesultanan Yogyakarta, Mangkunegaran, dan Pakualaman, dapat dilihat di dalam museum ini.

Salah satu koleksi yang paling menarik adalah keberadaan batik kuno dari berbagai keraton.

Setiap motif batik mengandung filosofi mendalam tentang kehidupan, status sosial, hingga simbol lainnya.

Selain koleksi batik, museum ini juga menampilkan lukisan, patung, arca, serta foto dokumentasi keluarga bangsawan Jawa. 

Koleksi-koleksi tersebut disusun secara naratif sehingga membentuk alur cerita yang utuh tentang kehidupan budaya Jawa. 

Salah satu ruang yang paling populer adalah Guwa Sela Giri, yaitu ruang bawah tanah dengan pencahayaan temaram yang menciptakan suasana dramatis dan penuh misteri. 

Ruang ini memberikan pengalaman unik, seolah membawa pengunjung menyelami sisi lain dari sejarah dan spiritualitas Jawa.

Keunikan lain dari Museum Ullen Sentalu adalah fokusnya pada kisah perempuan bangsawan Jawa.

Museum ini menghadirkan cerita kehidupan para putri keraton melalui surat-surat pribadi, karya seni, hingga puisi yang mereka tulis. 

Narasi ini memberikan sudut pandang yang lebih humanis dan emosional terhadap sejarah, sekaligus menunjukkan peran penting perempuan dalam menjaga dan melestarikan budaya Jawa.

Di luar ruang pameran, Museum Ullen Sentalu juga memiliki taman-taman yang indah serta area bersantai yang nyaman. 

Di sini juga sudah terdapat fasilitas berupa kafe bernuansa artistik yang menyajikan berbagai hidangan dan minuman khas, seperti wedang rempah. 

Pengunjung dapat menikmati hidangan kuliner sambil menikmati suasana tenang serta pemandangan hijau kawasan hutan yang menyejukkan dan asri.

Dengan segala keunikan yang dimilikinya, Museum Ullen Sentalu tak hanya dikunjungi wisatawan domestik namun juga wisatawan mancanegara. 

Untuk bisa mengunjungi museum ini, pengunjung bisa menghubungi website resmi Museum Ullen Sentalu. Yakni mulai dari hari Selasa hingga Minggu pukul 08.30 – 16.30 WIB.

Untuk tiket masuk atau tarif setiap tur sendiri dipatok dengan harga bervariasi.

Mulai dari Rp50.000 hingga Rp100.000 per pengunjung. ***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *