Mabur.co – Sebagai kota pendidikan dan pelajar, Yogyakarta memiliki begitu banyak situs pendidikan yang bisa dikunjungi sebagai destinasi wisata edukasi. Salah satu destinasi wisata edukasi yang paling populer adalah Taman Pintar Yogyakarta.
Terletak di pusat kota Yogyakarta tak jauh dari situs bersejarah seperti Keraton Yogyakarta, Jalan Malioboro hingga Museum Benteng Vredeburg, Taman Pintar telah menjadi semacam destinasi wajib untuk dikunjungi pelajar saat berada di Yogyakarta.
Didirikan sejak tahun 2004 atas inisiatif Walikota Yogyakarta saat itu, Herry Zudianto, Taman Pintar menawarkan pengalaman belajar yang menyenangkan melalui berbagai wahana interaktif yang memadukan ilmu pengetahuan, teknologi, dan kreativitas.
Dikutip dari website resmi Taman Pintar Yogyakarta, Sabtu (2/5/2026), sejarah pendirian destinasi wisata edukasi paling populer di Indonesia ini dimulai saat munculnya keinginan untuk memiliki sarana pendidikan berbasis rekreasi, yang mampu menumbuhkan minat masyarakat, khususnya anak-anak dan remaja, terhadap dunia sains.
Dari situlah Taman Pintar mulai dibangun dengan menempati eks kawasan Shopping Center. Proses pembangunan sendiri dilakukan dalam 3 tahap selama 4 tahun. Mulai dari tahap relokasi, pembangunan Playground dan Gedung PAUD hingga pembangunan gedung utama seperti Gedung Kotak dan Gedung Oval.
Sejumlah tokoh penting di masa itu mulai dari Mendiknas Bambang Soedibyo, Menristek Kusmayanto Kadiman, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X, hingga Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono, hadir langsung untuk meresmikan tempat ini.
Sejak pertama kali dibuka, Taman Pintar langsung mampu menjadi daya tarik luar biasa bagi masyarakat di berbagai daerah untuk datang dan mengunjungi tempat ini terutama saat musim liburan sekolah.
Di sini pengunjung bisa bermain sekaligus belajar di sejumlah zona yang disediakan. Mulai dari Gedung Oval-Kotak yang menyajikan eksperimen sains interaktif mulai dari listrik statis hingga simulasi teknologi modern.
Lalu ada Planetarium yang mengajak pengunjung menjelajahi tata surya melalui pertunjukan visual yang memukau, hingga berbagai wahana dan area permainan lainnya yang dirancang untuk merangsang rasa ingin tahu pengunjung.
Guna mengikuti perkembangan zaman dan teknologi yang ada, pengelola Taman Pintar setiap tahunnya juga terus berinovasi dengan meluncurkan berbagai wahana baru yang menarik bagi pengunjung.
Salah satu wahana terbaru adalah Zona Kehidupan Purba, yang mengajak pengunjung menyelami dunia prasejarah dengan menampilkan replika dinosaurus yang bisa bergerak.
Tak kalah menarik, Wahana Bahari juga menghadirkan edukasi tentang ekosistem laut dan kehidupan bawah air secara interaktif. Memanfaatkan teknologi canggih wahana ini mengajak pengunjung untuk merasakan pengalaman menjelajahi dasar laut Nusantara secara virtual.
Dengan berbagai wahana yang edukatif dan mengikuti perkembangan zaman, Taman Pintar pun selama ini selalu menjadi lokasi kunjungan studi tur bagi sekolah-sekolah dari berbagai daerah.
Setiap tahunnya, Taman Pintar bahkan tercatat mampu menarik lebih dari 1 juta pengunjung. Pada periode libur panjang, jumlah kunjungan bahkan bisa mencapai 8.000 hingga 10.000 orang per hari. Yakni didominasi kalangan keluarga maupun rombongan pelajar.
Selain menjadi destinasi wisata edukasi ikonik di kota Yogyakarta, keberadaan Taman Pintar ini juga telah mampu memperkuat citra Yogyakarta sebagai kota pendidikan, wisata, maupun budaya.



