Mabur.co – Kesedihan mendalam begitu terasa saat istri dari almarhum Praka Farizal Rhomadhon, anggota TNI yang gugur saat menjalankan misi perdamaian PBB di Lebanon, tiba di rumah duka, Kamis (02/04/2026) pagi.
Perempuan 25 tahun sekaligus ibu satu anak itu nampak tak bisa menahan tangis saat disambut pihak keluarga besar mendiang suaminya begitu turun dari mobil.
Fafa, istri Praka Farizal, tiba di rumah duka bersama anak semata wayangnya yang masih berusia 1,5 tahun setelah berangkat dari asrama kesatuan suaminya, yakni satuan Yonif 133/JS Brigif 25/ Siwah Dam Iskandar Muda, Aceh.
Ia tiba di bandara Yogyakarta International Airport (YIA) Kulon Progo sekitar pukul 09.10 dan langsung menuju rumah duka di Dusun Ledok, Sidorejo, Lendah, Kulon Progo. Sampai sekitar pukul 10.13 WIB.

Kedatangan mereka kemudian disambut oleh segenap keluarga besar baik dari orang tua almarhum Praka Farizal maupun pihaknya sendiri yang berasal dari Kebumen.
Momen haru nampak terlihat saat Ibu Praka Farizal, Supeni (54), menyambut Fafa begitu turun dari mobil.
Ia pun langsung memeluk menantunya itu dengan erat dan tak kuasa menahan tangis.
Keduanya akhirnya saling berpelukan sambil menangis histeris.
Fafa, istri Praka Farizal bahkan terlihat hampir jatuh pingsan sebelum akhirnya harus dipapah masuk ke dalam rumah.
Sementara, ibu almarhum, Supeni, tampak juga histeris dan segera ditenangkan oleh kerabat keluarga yang hadir.

Sang anak yang belum mengetahui apa yang sedang terjadi nampak hanya digendong oleh pihak keluarga yang ikut untuk menenangkan.
Komandan Brigade Infanteri 25/Siwah, Kolonel Inf Dimar Bahtera, mengatakan, pihak TNI memberikan pendampingan penuh kepada keluarga almarhum sejak keberangkatan dari Aceh hingga tiba di Yogyakarta.
Pendampingan tersebut dilakukan dengan melibatkan jajaran batalyon hingga organisasi Persit mulai dari Danyon, istri Danyon, perwira, hingga anggota Persit.
Dimar melanjutkan, berkat jasanya dan pengorbanannya, almarhum Praka Farizal sendiri akan mendapatkan kenaikan pangkat luar biasa (KPLB) usai gugur dalam misi. Farizal naik satu pangkat dari Praka menjadi Kopda.
“Yang bersangkutan dinaikkan pangkat KPLB, dari pangkat Praka menjadi Kopral Dua, Kopda,” ujarnya.



