Mabur.co – Tembalan salvo mengiringi pemakaman Jenazah Kopda (Anumerta) Farizal Rhomadhon di Taman Makam Pahlawan (TMP) Giripeni, Wates, Kulon Progo, Minggu (05/04/2026) pagi.
Pemakaman prajurit TNI yang gugur dalam misi perdamaian PBB (UNFIL) di Lebanon ini dilakukan secara militer.
Pantauan Mabur.co jenazah tiba di lokasi pemakaman sekitar pukul 08.58 WIB dengan menggunakan ambulans. Dalam rombongan itu terdapat keluarga almarhum bersama dengan sejumlah anggota TNI.
Sesampainya di TMP Giripeni, jenazah disambut dengan tembakan salvo sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada almarhum.
Tampak petugas kesehatan terus mendampingi istri maupun ibunda almarhum Kopda (Anm) Farizal. Keduanya tampak lemas dan harus dipapah ketika berjalan.
Bertindak sebagai inspektur upacara dalam pemakaman ini yakni Asisten Kebijakan Strategis dan Perencanaan Umum (Asrenum) Panglima TNI, Letjen TNI Candra Wijaya. Hadir pula pejabat Polda DIY dan pemerintah daerah.

Seusai prosesi upacara militer, inspektur upacara menyerahkan bendera serta pangkat anumerta kepada istri almarhum Fafa Nur Azila.
Begitu prosesi tabur bunga di pusara almarhum Kopda Anumerta Farizal usai, sang istri tampak tak kuasa menahan tangis. Ia tampak histeris dan harus ditenangkan oleh anggota Persit lainnya.
Pangdam Iskandar Muda (IM), Mayor Jenderal TNI Joko Hadi Susilo, seusai prosesi pemakaman mengatakan almarhum gugur saat bertugas di Lebanon.
“Alhamdulillah pemakaman berjalan dengan lancar dan aman,” ujar Joko.
Praka Farizal Rhomadhon gugur dalam misi Pasukan Perdamaian PBB di Lebanon (UNIFIL) pada Minggu (29/3).
Ia tewas usai proyektil meledak di dekat salah satu posisi kelompok tersebut di dekat Desa Adchit al-Qusayr di Lebanon selatan.
Sebelum dimakamkan di TMP Giripeni, prosesi upacara pelepasan secara militer juga dilakukan di rumah duka Dusun Ledok, Sidorejo, Lendah, Kulon Progo.
Selain meninggalkan istri, almarhum juga meninggalkan seorang anak, Shanaya Almahyra Elshanu. Masih berumur dua tahun.



