Mabur.co – Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek), Fauzan menyatakan komitmen pemerintah, dalam hal ini Kemendiktisaintek, untuk memenuhi tuntutan para mahasiswa yang tergabung dalam BEM SI Kerakyatan Indonesia, untuk peningkatan kualitas pendidikan di masa mendatang.
Usai mendengarkan langsung keluhan sekaligus tuntutan dari para mahasiswa terkait perbaikan kualitas pendidikan dalam aksi unjuk rasa lanjutan yang berlangsung di depan gedung Kemendiktisaintek, Senin (4/5/2026) lalu, Fauzan mengaku siap bertanggungjawab dan memenuhi tuntutan dari para mahasiswa tersebut, sesuai mekanisme yang berlaku.
“Atas usulan dari teman-teman mahasiswa sekalian, inshaa Allah kami dari Kemendiktisaintek akan menindaklanjuti. Tentu saja ada mekanisme (untuk mewujudkan tuntutan tersebut). Ada yang bisa cepat, tetapi ada juga yang harus menggunakan mekanisme. Tentu ini memerlukan kesabaran (dari rakyat),” ujar Fauzan di sela-sela aksi unjuk rasa lanjutan di depan gedung Kemendiktisaintek, sebagaimana dilansir dari kanal YouTube Kompascom Reporter On Location, Senin (4/5/2026).
Lebih lanjut, Fauzan juga meminta kedewasaan dari para mahasiswa, agar tuntutan mereka bisa dipenuhi satu per satu. Sehingga tidak memaksa pemerintah untuk memenuhi semua tuntutannya dalam sekejap.
Apalagi jika kemudian menggelar aksi demi aksi lanjutan, yang bisa mengganggu kenyamanan pengguna jalan, serta berpotensi menimbulkan hal-hal lainnya yang tidak diinginkan.
“Saya berharap saudara-saudara sekalian (para mahasiswa yang mengikuti aksi) juga bisa dewasa dalam menanggapi situasi ini (di dunia pendidikan),” tambah Fauzan.
Sebagai salah satu bentuk komitmennya dalam memenuhi tuntutan para mahasiswa, Fauzan pun mempersilakan nomor WhatsApp-nya disimpan oleh kawan-kawan mahasiswa yang melakukan aksi pada siang itu, sehingga ia bisa dihubungi kapan saja, dan ditemui pada jam-jam tertentu di kantor Kemendiktisaintek. (*)


