Sekolah Ambruk Timpa Siswa, Potret Bobrok Pendidikan Indonesia - Mabur.co

Sekolah Ambruk Timpa Siswa, Potret Bobrok Pendidikan Indonesia 

Mabur.co – Ironis, mungkin itu kata paling tepat menggambarkan kondisi dunia pendidikan Indonesia saat ini. 

Saat ratusan triliun dana APBN dikeluarkan untuk program Makan Bergizi Gratis, sejumlah siswa di berbagai daerah justru harus terluka akibat tertimpa bangunan sekolah mereka yang ambruk.

Kasus terbaru muncul di SMAN 7 Mataram, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB). 

Empat Korban

Empat orang siswa dilaporkan mengalami sejumlah luka dan harus dilarikan ke rumah sakit setelah tertimpa material atap bangunan ruang kelas mereka yang ambruk.

Dikutip Jawapos, Rabu (20/5/2026), peristiwa naas itu terjadi pada Selasa (19/05/2026) siang saat proses kegiatan di sekolah masih berlangsung. 

Robohnya atap bangunan ini diduga terjadi akibat kondisi bangunan yang sudah tua dan rusak karena belum pernah direnovasi sejak berdiri tahun 2006 atau sekitar 20 tahun lalu.

Sebelumnya bangunan ruang kelas dan perpustakaan ini dibangun secara swadaya oleh masyarakat dan orang tua siswa karena tidak adanya dana dari pemerintah.

Kepala SMAN 7 Mataram, Ridha Rosalina mengatakan, sebelum peristiwa terjadi kondisi plafon bangunan masih terlihat normal. Namun tiba-tiba tanpa saja atap runtuh dan menimpa siswa yang sedang beristirahat di dalamnya.

“Tiba-tiba terdengar suara keras, seperti truk dam sedang membongkar batu,” ujarnya.

Beruntung keempat siswa dilaporkan selamat setelah berhasil menyelamatkan diri dari reruntuhan bangunan dan hanya mengalami cedera ringan berupa lecet serta syok.

Semua korban langsung dievakuasi ke puskesmas yang berada di belakang sekolah untuk mendapatkan penanganan medis.

Guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, saat ini area bangunan yang roboh telah disterilkan. Petugas juga telah memasang garis polisi di sekitar lokasi bangunan.

Peristiwa robohnya ruang kelas SMAN 7 Mataram ini hanya contoh kecil kondisi rusaknya bangunan sekolah di tanah air. 

Sebelumnya, pada Selasa (12/5/2026) sekitar pukul 07.30 WIB lalu atap ruang kelas MTs Muhammadiyah 4 Bulu, Sambungmacan, Sragen, juga dilaporkan roboh saat kegiatan belajar mengajar sedang berlangsung. 

Akibatnya, tujuh siswa dan satu guru mengalami luka-luka dan harus menjalani perawatan medis. Sejumlah siswa bahkan sempat terjepit material bangunan dan membutuhkan waktu untuk proses evakuasi. 

Tak hanya di dua lokasi tersebut ambruknya bangunan sekolah juga banyak terjadi di berbagai daerah lain di tanah air. Mayoritas penyebabnya adalah karena kondisi bangunan yang sudah rusak parah akibat termakan usia. 

Selain membuat para siswa harus mengungsi dan belajar di ruang lain, tak sedikit siswa juga harus meminjam rumah warga sekitar, bahkan terpaksa menggunakan terpal untuk bisa mengikuti kegiatan belajar mengajar. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *