Omah Kweni Homestay, Setia dengan Nuansa Pedesaan

2 Min Read
Wooden slat gate with a round sign by a white wall, set along a tree-lined street with overhead power lines.
Omah Kweni Homestay adalah penginapan yang terletak di Kweni, Panggungharjo, Sewon, Bantul, Yogyakarta. (Foto: Setiaky A Kusuma)

Mabur.coStaycation ke Bantul punya banyak keunggulan. Di samping udara bersih khas daerah selatan, Bantul juga punya banyak tempat wisata, baik alam maupun buatan yang wajib dikunjungi.

Omah Kweni Homestay adalah penginapan jenis homestay yang terletak di Kweni, Panggungharjo, Sewon, Bantul, Yogyakarta.

Owner Omah Kweni Homestay, Heru Kristianto mengatakan, homestay di daerah Bantul selatan terutama untuk Omah Kweni Homestay jumlah kamarnya ada delapan.

Bukan homestay yang mewah atau berbintang (menengah ke atas) karena jenis penginapan di sini kelas melati (kelas bawah).  

“Fasilitas di Omah Kweni Homestay ada joglo, limasan. Ciri khas dari Omah Kweni Homestay ada di lingkungan perkampungan desa. Yang membedakan Omah Kweni Homestay  dengan lainnya, kalau lainnya biasanya homestay yang disewakan satu unit kamar isi tiga kamar, kalau di Omah Kweni Homestay disewakan per kamar dan terpisah,” ujarnya kepada mabur.co, Jumat (12/6/2026).

Close-up of a middle-aged man wearing black-framed glasses, looking at the camera, under a wooden pavilion outdoors.
Owner Omah Kweni Homestay Heru Kristianto (Foto: Setiaky A Kusuma)

Heru mengatakan pula, fasilitas di Omah Kweni Homestay setiap kamar ada kamar mandi dalam, water heater, ac, dan tv lokal.

Rata–rata tamu yang datang dari luar Yogyakarta seperti Jakarta dan Bandung, Semarang, Surabaya.

“Rate harga Rp300.000 untuk tipe kamar standar. Untuk yang kamar keluarga bentuk limasan seharga Rp600.000 di dalam ada dua unit kamar. Kalau yang standar ada enam kamar,” katanya.

Courtyard of a tropical-style home with tiled roofs, lush plants, and a curved concrete path.
Fasilitas di Omah Kweni Homestay setiap kamar ada kamar mandi dalam, waterheater, ac, dan tv lokal, rate harga dari Rp300.000 sampai Rp600.000. (Foto: Setiaky A Kusuma)

Heru menuturkan, untuk tingkat kunjungan tamu yang menyewa akhir-akhir ini agak menurun karena kenaikan BBM.

Orang yang menyewa di sini jadi menghitung lagi dari perjalanan pesawat yang mahal, tol juga naik.

“Saya berharap BBM tidak naik. Jadi wisata bisa ramai lagi karena kenaikan BBM sangat berpengaruh terhadap tingkat okupansi homestay yang  menurun,” katanya. ***

Share This Article
Teruslah Berbuat baik kepada siapapun karena hal baik itu, akan kembali padamu dengan berbagai cara
Avatar photo
Pemimpin redaksi mabur.co
Leave a Comment