Tumbang di Leg Pertama Final AFF, Anthony Hudson Percaya Thailand Bisa Bangkit di Leg Kedua

3 Min Read
Man in a green jersey speaks at a press conference with a soccer ball on the table and sponsor banners behind him.
Pelatih timnas Thailand asal Inggris, Anthony Hudson. (Foto: Ted Tran TV)

Mabur.co – Timnas Thailand harus menelan pil pahit di leg pertama babak final Piala AFF 2026, usai ditaklukkan oleh Vietnam dengan skor 0-2, yang dilangsungkan di Stadion Raja Mangala, Bangkok, Thailand, Sabtu (22/8/2026).

Dua gol dari Nguyễn Hai Long di menit ke-62, dan juga Nguyễn Quang Hải di menit ke-69, sudah cukup membuat Thailand bertekuk lutut di kandang sendiri, dan berada dalam posisi sulit pada leg kedua nanti, saat bermain di kandang Vietnam dalam beberapa hari ke depan.

Pelatih Thailand, Anthony Hudson, mengaku kecewa dengan hasil yang diraih timnya di kandang sendiri pada final leg pertama ini.

Menurut pelatih asal Inggris itu, anak-anak asuhnya terlalu banyak membuang-buang peluang emas di depan gawang Vietnam. Padahal di sisi lain, Vietnam yang memiliki lebih sedikit peluang, justru bisa mencetak dua gol, dan unggul sementara di babak final ini.

“Pertama-tama, pastinya saya merasa sangat kecewa dengan hasil ini. Saya pikir kami berhak mendapatkan hasil yang lebih baik, jika melihat dari banyaknya kesempatan yang kami buat di sepanjang pertandingan. Terlebih kiper mereka (Vietnam) juga menjadi pemain terbaik (Man of The Match) di pertandingan ini. Itu sudah menunjukkan betapa frustasinya kami, yang tidak bisa menjebol gawang mereka selama 90 menit,” tegas Anthony Hudson, dalam sesi konferensi pers usai final leg pertama melawan Vietnam, seperti dilansir dari kanal YouTube Ted Tran TV, Sabtu (22/8/2026).

Final Belum Sepenuhnya Usai

Meski harus kecolongan dua gol dan tertinggal di setengah fase final ini, pelatih berusia 45 tahun itu tetap memiliki rasa optimisme tinggi, bahwa timnya akan mampu membalikkan keadaan di Hanoi (Vietnam), dan merebut gelar juara yang ke-8 di sepanjang sejarah turnamen ini digelar.

Baginya, kunci kebangkitan tim Gajah Putih terletak pada kebugaran para pemain, yang menjadi salah satu concern saat memasuki fase-fase akhir turnamen seperti saat ini.

“Saya rasa kami masih punya peluang di partai final ini. Kami yakin bisa membalikkan situasi di Hanoi nanti. Tapi sebelum itu, kami harus memastikan bahwa setiap pemain berada dalam level kebugaran terbaik di leg kedua nanti. Karena itu adalah faktor yang menyulitkan kami pada leg pertama ini. Jadi kami harus mempersiapkan pertandingan leg kedua dengan sebaik mungkin, sehingga para pemain siap bertarung habis-habisan di lapangan, dan membuat kejutan di kandang lawan,” lanjut mantan pelatih BG Pathum United tersebut.

Hudson meyakini, jika Thailand bisa mencetak gol cepat di Hanoi, maka situasi pertandingan akan langsung berubah total. Tak peduli bahwa pertandingan itu dilangsungkan di kandang lawan atau semacamnya.

Namun sebelum itu, ia harus memastikan bahwa setiap peluang yang didapat oleh para pemainnya, akan mampu dikonversi menjadi gol. Sehingga Vietnam pun akan mulai berada dalam tekanan, untuk lebih banyak bertahan, dan tidak diberi banyak kesempatan menguasai bola. (*)

Share This Article
Avatar photo
Lulusan program studi Jurnalistik STMM Yogyakarta, Jurnalis mabur.co, Writing Is Journey Of My Life
Avatar photo
Pemimpin redaksi mabur.co
Tidak ada komentar