Mabur.co – Suasana meriah begitu terasa di Kalurahan Pagerharjo, Samigaluh, Kulon Progo, Minggu (25/1/2026). Desa terpencil yang terletak di ujung utara sisi barat Kabupaten Kulon Progo itu nampak ramai dibanding biasanya.
Ratusan warga dari masing-masing dusun nampak memenuhi kantor Kalurahan Pagerharjo untuk mengikuti puncak acara kegiatan Bersih Desa sekaligus peringatan hari berdirinya Kalurahan Pagerharjo ke-79.
Prosesi acara Bersih Desa ini dilakukan dengan menggelar kirab yang diikuti ribuan warga. Mereka nampak berjalan kaki dari masing-masing dusun dengan membawa berbagai macam atribut berisi tumpeng sebagai simbol rasa syukur kepada Tuhan YME.
Sesampainya di kantor Kalurahan Pagerharjo, warga kemudian menggelar ritual doa bersama yang dipimpin tetua desa setempat. Berlangsung khidmat bersahaja, acara kemudian ditutup dengan ritual Kembul Bujana atau makan bersama-sama, diikuti seluruh warga yang hadir.
Lurah Pagerharjo, Widayat, menjelaskan acara Bersih Desa ini rutin digelar setiap tahun bersamaan dengan momentum hari jadi atau berdirinya Kalurahan Pagerharjo. Rangkaian kegiatan Bersih Desa ini sendiri telah dimulai sejak 22 Januari 2026 lalu.

Dimulai dengan pengambilan air suci di tiga sumber mata air yang diyakini sebagai cikal bakal berdirinya Desa Pagerharjo, ziarah ke makam para tokoh dan leluhur desa, hingga pementasan beragam kesenian seperti pertunjukan wayang kulit, tarian langger tapeng, hingga kesenian jatilan.
“Upacara Bersih Desa sekaligus peringatan hari jadi ini menjadi bukti kuatnya rasa kebersamaan dan gotong-royong seluruh warga. Semoga kegiatan ini bisa terus berlanjut dan membawa berkah bagi Kalurahan Pagerharjo agar semakin maju, mandiri, makmur, dan selalu diberikan kemudahan dalam segala hal,” ungkapnya kepada mabur.co.
Sebagai salah satu desa budaya di Kabupaten Kulon Progo, Kalurahan Pagerharjo sendiri dikenal memiliki potensi luar biasa. Baik itu di sektor wisata dan keindahan alamnya, hingga beragam kesenian maupun adat dan tradisi yang dimiliki warganya.
Terdiri dari sebanyak 20 dusun, Kalurahan Pagerharjo pertama kali didirikan pada 1948. Yakni dari penggabungan 3 wilayah desa atau kalurahan, yaitu Kalurahan Plono, Kalurahan Gegerbajing, dan Kalurahan Kalirejo.
Nama Pagerharjo sendiri diambil dari huruf-huruf tertentu dari tiga kalurahan tersebut, yakni P dari Plono, Ger dari Gegerbajing, dan Jo dari Kalirejo sehingga tersusunlah sebuah nama Pagerharjo yang berarti desa yang ramai dan kaya. ***



