Tak Hanya Gelar Juara Tim, Vietnam Juga Borong Penghargaan Individual di Piala AFF 2026

3 Min Read
Four male soccer players in red and yellow uniforms pose with trophies on a prize stage against a blue backdrop.
Para pemain Vietnam menerima penghargaan individual setelah merampungkan final leg kedua Piala AFF 2026 kontra Thailand di Hanoi. (Foto: Istimewa)

Mabur.co – Tim nasional Vietnam sukses mempertahankan gelar juaranya di kancah regional Asia Tenggara, usai menahan imbang Thailand dengan skor 2-2, dalam pertandingan leg kedua final Piala AFF 2026 yang berlangsung di Stadion National My Dinh, Hanoi, Vietnam, Rabu (26/8/2026).

Secara keseluruhan, skuad asuhan Kim Sang-sik unggul agregat 4-2 atas Thailand, dan berhak atas raihan gelar juaranya yang keempat di ajang dua tahunan ini.

Selain meraih gelar juara tim di kandang sendiri, kegembiraan pasukan Golden Star Warriors tidak cukup hanya sampai di situ. Karena pasca-laga yang berlangsung sengit itu, empat pemain mereka juga sukses meraih beberapa penghargaan prestisius di level individu.

Pemain Terbaik di Pertandingan Final Leg Kedua

Pemain naturalisasi asal Sao Paulo, Brazil, Đỗ Hoàng Hên, atau yang memiliki nama asli Hêndrio Araújo da Silva, sukses menyabet penghargaan pemain terbaik (Man of The Match) di laga final leg kedua ini. Sepakan kaki kirinya yang berbuah gol bunuh diri kiper Thailand, Chatchai Budprom, menjadi gol krusial yang akhirnya mampu membawa Vietnam tampil lebih tenang di sepanjang laga ini.

Kiper Terbaik Turnamen

Sementara itu, kiper naturalisasi Vietnam asal Slovakia, Patrik Le Giang, berhasil menyabet penghargaan kiper terbaik di sepanjang gelaran Piala AFF 2026 ini. Dalam total 8 laga yang dimainkan di sepanjang turnamen, kiper kelahiran Lučenec, Slovakia, ini, hanya kebobolan sebanyak 3 gol saja.

Top Skor Turnamen

Vietnam lagi-lagi mendominasi penghargaan individual, kali ini dalam hal pencetak gol terbanyak alias top skor turnamen. Tidak hanya satu, kali ini ada dua penyerang sekaligus yang berhasil memperoleh penghargaan ini.

Keduanya adalah pemain naturalisasi kelahiran Maranhão, Brazil, Nguyen Xuan Son (Rafaelson Bezerra Fernandes), dan juga Nguyen Dinh Bac, masing-masing dengan sumbangan 5 gol di sepanjang turnamen ini.

Pemain Terbaik Turnamen

Bergeser ke pemain terbaik di sepanjang turnamen, penghargaan prestisius ini kembali diraih oleh pemain asuhan Kim Sang-sik. Kali ini, pemenang trofi pemain terbaik turnamen jatuh kepada joint top scorer turnamen, Nguyen DInh Bac.

Pemain yang baru saja berulang tahun ke-22 ini selalu menjadi pilihan Kim Sang-sik di lini serang Golden Star Warriors, bersama dengan Nguyen Xuan Son dan juga Đỗ Hoàng Hên.

***

Sayangnya, Vietnam tidak mampu menyapu bersih seluruh penghargaan individual di turnamen ini. Pasalnya satu penghargaan individual tersisa, yakni Rising Star of Tournament (bintang muda di sepanjang turnamen) diraih oleh pemain muda Thailand, Yotsakorn Burapha.

Meski demikian, Vietnam tetap patut berbangga, karena mereka telah resmi dinobatkan sebagai tim terbaik di turnamen dua tahunan ini. Sekaligus banyak mengirimkan perwakilannya sebagai pemain terbaik dalam kategori individu.

Hal ini tentu saja membuat gelar juara yang diraih Vietnam menjadi semakin layak, sekaligus semakin menegaskan posisi mereka saat ini, sebagai raja baru di Asia Tenggara, menggeser posisi yang lama dihuni oleh Thailand. (*)

Share This Article
Avatar photo
Lulusan program studi Jurnalistik STMM Yogyakarta, Jurnalis mabur.co, Writing Is Journey Of My Life
Avatar photo
Pemimpin redaksi mabur.co
Tidak ada komentar