Mabur.co – Striker Vietnam, Đỗ Hoàng Hên (Hêndrio Araújo da Silva), adalah pemain naturalisasi asal Brazil kelahiran Sao Paulo pada 16 Mei 1994 lalu.
Ia baru meraih status sebagai warga negara Vietnam pada 16 Oktober 2025, saat menjalani sumpah kewarganegaraan di Hanoi, Vietnam.
Tak sampai setahun kemudian, ia langsung meraih trofi juara bersama Golden Star Warriors, setelah mengalahkan Thailand dengan agregat 4-2 di Piala AFF 2026 di bulan Juli-Agustus 2026.
Sejauh ini, ia baru tampil sebanyak sembilan pertandingan bagi skuad asuhan Kim Sang-sik, dan mencetak tiga gol.
Usai keberhasilannya menjuarai Piala AFF 2026 bersama Vietnam, Hêndrio pun tak dapat menyembunyikan rasa kegembiraannya, karena perjuangannya selama lima tahun demi memperoleh status sebagai warga negara Vietnam, akhirnya terbayar lunas dengan raihan trofi juara di kancah Asia Tenggara.
“Ini merupakan sesuatu yang sangat luar biasa. Saya telah bermain di Liga Vietnam dalam waktu yang cukup lama. Saya telah menantikan momen seperti ini dalam karier saya. Saya sangat senang dan bangga. Kami telah melakukan pekerjaan yang sangat luar biasa. Saya telah bekerja dengan sangat keras untuk bisa sampai di titik ini, dan saya juga senang bisa berkontribusi dalam meraih trofi juara di Hanoi pada malam ini,” ucap Hêndrio secara emosional usai laga, seperti dikutip dari laman ASEAN United FC, Rabu (26/8/2026).
Momen Emosional di Penghujung Karier
Di usianya yang tak lagi muda sebagai pemain sepak bola profesional, Hêndrio merasa penuh emosional, ketika keputusannya menjadi warga negara Vietnam akhirnya berbuah gelar juara di kancah Asia Tenggara seperti sekarang.
“Saya tidak mampu mendeskripsikan perasaan ini lewat kata-kata. Ini adalah salah satu momen terpenting dalam karier sepak bola saya. Saya sangat berterima kasih kepada orang-orang Vietnam, dan juga negara Vietnam pada umumnya. Jadi saya sangat senang,” tambah pemain asal klub Hanoi FC tersebut.
Hêndrio pun turut mendedikasikan kemenangannya ini kepada seluruh rekan-rekannya di timnas Vietnam, yang telah bekerja keras sejak dua bulan lalu, demi mempersiapkan turnamen ini dengan sebaik-baiknya.
Di mana raihan trofi ini adalah buah dari kerja keras seluruh tim, maupun para pendukung yang selalu berada di belakang para pemain saat bertanding di lapangan. (*)
