Mabur.co – Seorang konten kreator asal Kanada, Frankie MacDonald, membuat pernyataan menghebohkan soal potensi gempa besar di Indonesia sebelum akhir 2026.
Ia menyebut potensi akan terjadinya gempa bumi dahsyat dengan kekuatan di atas 7 magnitudo sehingga menimbulkan kerusakan besar di wilayah Indonesia.
Video pernyataan Frankie itu pun langsung viral dan ramai dibicarakan di media sosial. Salah satu akun yang mengunggah pernyataan itu adalah akun Instagram@exsposemonolog.
Video itu bahkan telah ditonton sekitar 4,1 juta kali, mendapat 137 ribu likes, 40 ribu kali dibagikan, serta memicu 3.700 komentar.
Potensi Gempa
Dalam video yang beredar, Frankie menyebut Indonesia berpotensi mengalami gempa dengan kekuatan magnitudo 7 atau lebih sebelum akhir 2026.
Ia juga mengingatkan masyarakat Indonesia untuk mempersiapkan perlengkapan darurat dan mengetahui langkah yang harus dilakukan saat gempa terjadi.
Pernyataan itu menjadi viral usai banyaknya aktivitas gempa di Indonesia beberapa waktu terakhir. Mulai dari gempa 7,7 M di Flores, Nusa Tenggara Timur, pada 15 Agustus 2026. Termasuk gempa 5,2 di perairan selatan Cilacap pada 4 September 2026 kemarin.
Meski dalam pernyataannya Frankie tidak menyebut secara spesifik lokasi, waktu kejadian, maupun titik gempa tertentu, tak sedikit netizen merespons pernyataan itu dengan beragam komentar.
Terlebih Frankie sebelumnya juga sempat viral pada 2016, saat ia memprediksi bahwa gempa bermagnitudo 7,0 atau lebih akan mengguncang Selandia Baru. Tiga minggu kemudian, tepatnya pada 14 November 2016, gempa berkekuatan 7,8 terbukti benar-benar melanda kawasan Kaikōura, Selandia Baru.
Sebagian warganet menganggap pernyataan Frankie atas gempa di Indonesia tersebut sebagai peringatan agar masyarakat lebih siap menghadapi bencana. Ada pula yang mengaitkannya dengan meningkatnya aktivitas Gunung Anak Krakatau.
Namun, sebagian warganet lainnya mengingatkan agar masyarakat tidak panik dan tidak langsung menganggap pernyataan tersebut sebagai kepastian.
Komentar lain menyoroti bahwa Indonesia memang merupakan wilayah yang aktif secara seismik sehingga gempa dapat terjadi tanpa harus dikaitkan dengan ramalan tertentu.
Andalkan Informasi Resmi Pemerintah
Sementara itu, BMKG sendiri menegaskan bahwa hingga saat ini gempa bumi belum dapat diprediksi secara akurat dengan menentukan kapan terjadi, di mana lokasinya, dan berapa magnitudonya.
Karena itu BMKG mengimbau agar masyarakat tidak mudah percaya pada isu terkait akan terjadinya gempa bumi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.
Selain itu masyarakat juga diminta agar tidak panik, tetap tenang dan selalu waspada, serta mengandalkan informasi dari kanal resmi pemerintah.
