Mabur.co – Di Yogyakarta, ada tempat pemandian atau masyarakat lokal menyebutnya sendang yang memiliki mitos tertentu.
Sendang Toino dipercaya bisa membantu mempermudah orang menemukan jodoh. Sendang Toino terletak di Kalurahan Pandowoharjo, Sleman, berbatasan dengan Sungai Denggung dengan mata air yang tak pernah kering sepanjang tahun.
Cerita Rakyat
Nama Sendang Toino berkaitan dengan nama Padukuhan Toino yang ternyata memiliki cerita rakyat.
Dilansir dari berbagai sumber, Minggu (4/10/2026), dahulu ada kisah tentang Dewi Toh Ino, punya toh atau tompel yang membuatnya sering dihina.
Dewi Toh Ino kemudian mandi di sendang atau mata air yang berada di sungai wilayah tersebut dan ternyata setelah beberapa kali mandi, tompel di tubuhnya hilang.
Dewi Toh Ino kemudian menjadi wanita yang cantik dan disukai banyak laki-laki. Sejak saat itu, warga menyebutnya sebagai Padukuhan Toino, dari kata toh bermakna tompel dan ino yang berarti dihina.
Dewi Toh Ino juga memiliki pengawal berupa welut (belut) putih yang sakti, yang kemudian menjadi ajian welut putih, dipercaya sebagai kanuragan pasukan dari Yogyakarta.
Sendang Toino sampai kini masih mengeluarkan air dan dimanfaatkan oleh warga sekitar sebagai air bersih untuk mandi. Bahkan diyakini membawa keberuntungan seperti jodoh.
Anak Putri Jomblo Segera Mandi di Sendang Toino
Meski sudah banyak yang punya kamar mandi di rumahnya, warga juga masih memilih mandi di sungai. Ada pula warga yang menganggap bila memiliki anak putri yang belum menikah, disarankan untuk mandi di Sendang Toino agar lancar jodoh.
Selain itu, Sendang Toino juga menyimpan misteri, yakni ada gua yang menghubungkan Padukuhan Toino dengan Brayut.
Gua ini dipercaya sebagai tempat persembunyian dan jalur penyediaan air bagi pasukan perang walet putih pimpinan Pangeran Diponegoro. ***
