Rahasia di Balik Bunga Telang, Minuman Herbal Menyehatkan bagi Masyarakat

3 Min Read
Vines with bright green leaves and purple tubular flowers climbing a fence.
Bunga telang atau dengan nama ilmiah Clitoria ternatea, adalah tanaman merambat yang berasal dari Asia. (Foto: Setiaky A Kusuma)

Mabur.co – Bunga telang atau dengan nama ilmiah Clitoria ternatea, adalah tanaman merambat yang berasal dari Asia.

Tanaman ini dikenal luas karena bunganya yang berwarna biru cerah menyerupai corong, meskipun varian ungu dan putih juga dapat ditemukan. Selain keindahannya, bunga telang telah lama digunakan sebagai teh herbal, pewarna alami untuk makanan dan minuman, serta diyakini memiliki beragam manfaat kesehatan.

Kandungan antioksidan dan fitokimia, seperti flavonoid, menjadikan bunga telang populer dalam pengobatan tradisional.

Dibudidayakan di Pekarangan Rumah

Tanaman ini mudah ditemukan dan dibudidayakan di pekarangan rumah atau pinggir jalan, serta banyak dijumpai dalam produk kecantikan.

Menengok pemanfaatan lahan pekarangan, warga Semaki Gede, Semaki, Umbulharjo, Kota Yogyakarta, menjadi kebun bunga telang menghadirkan peluang usaha. Sekaligus menyediakan minuman herbal menyehatkan bagi masyarakat.

Purple bottled drinks with condensation and labels reading Wedang Rempah Bunga Telang, bright purple beverage in plastic bottles on a display shelf.
Bunga telang telah lama digunakan sebagai teh herbal, pewarna alami untuk makanan dan minuman, serta diyakini memiliki beragam manfaat kesehatan. (Foto: Setiaky A Kusuma)

Pemilik usaha minuman bunga telang, Dian Budi Astuti menuturkan, produksi wedang bunga telang berkembang berawal dari ketertarikan memanfaatkan tanaman pekarangan setelah mencari berbagai informasi daring.

Usaha ini dirintis sejak 2017 dengan memanfaatkan bunga telang sebagai bahan utama minuman kesehatan alami sehari-hari.

Berbagai manfaat bunga telang dipercaya membantu menjaga kesehatan pencernaan, mata, otak, sekaligus memberikan kandungan antioksidan bagi tubuh manusia.

Mencari Informasi di Internet

“Awalnya saya hanya iseng mencari informasi mengenai bunga telang melalui internet, kemudian mencoba mengolahnya menjadi minuman sehat. Sampai sekarang kami tetap memproduksi secara rumahan dan melayani pesanan sesuai ketersediaan stok bunga telang agar kualitasnya tetap terjaga,” ujarnya, Senin (19/10/2026).

Dian menjelaskan, proses pembuatan diawali memetik bunga telang segar kemudian mengeringkannya sebelum dicampurkan bersama serai, jeruk nipis, serta gula pasir.

“Seluruh bahan direbus hingga menghasilkan warna biru khas kemudian disaring sebelum disesuaikan tingkat kemanisannya sesuai selera konsumen masing-masing,” ucapnya.

Dian mengatakan, produk minuman bunga telang dipasarkan menggunakan sistem pemesanan terlebih dahulu karena ketahanannya terbatas setelah dicampurkan bersama bahan pelengkap lainnya.

“Minuman dikemas dalam botol berukuran dua ratus lima puluh mililiter dengan harga jual sekitar Rp7.000 per botol,” ucapnya.

Dian menuturkan, penyimpanan bunga telang kering memerlukan perhatian khusus agar tetap renyah serta terhindar dari kelembapan yang memicu pertumbuhan jamur berbahaya.

Ia berupaya memanfaatkan oven sebagai alternatif pengeringan meskipun masih memerlukan pengaturan suhu yang tepat dan konsisten.

“Ke depan, usaha wedang bunga telang diharapkan mampu memperluas pemasaran serta mengikuti berbagai pameran produk unggulan daerah berkelanjutan. Pengembangan inovasi pengemasan dan teknologi penyimpanan menjadi langkah penting meningkatkan daya saing sekaligus memperpanjang masa simpan produk tersebut,” ucapnya.

Share This Article
Teruslah Berbuat baik kepada siapapun karena hal baik itu, akan kembali padamu dengan berbagai cara
Avatar photo
Pemimpin redaksi mabur.co
Tidak ada komentar