Melihat Sejarah dan Tradisi Topeng Indonesia dan Korea Dalam Pameran “Dua Wajah, Satu Jiwa”

2 Min Read
Poster announcing a Korea–Indonesia traditional collaboration exhibition 'Dua Wajah Satu Jiwa' featuring two masks and dates 26 Okt 2026–31 Jan 2027 at the Museum Nasional Indonesia.
Pameran Dua Wajah, Satu Jiwa (foto: id.korean-culture.org)

Mabur.co – Kesenian topeng memiliki sejarah panjang dalam tradisi kebudayaan di Indonesia maupun di negara-negara di Asia seperti Korea. 

Selain menjadi bagian penting dari sebuah pertunjukan, topeng juga menyimpan nilai-nilai spiritual, mitologi, serta identitas budaya setiap masyarakatnya.

Hal itulah yang coba diungkap dalam pameran topeng Indonesia dan Korea bertajuk “Dua Wajah, Satu Jiwa” di Museum Nasional Indonesia, Jakarta.

Digelar Korean Cultural Center Indonesia (KCCI) dan Indonesian Heritage Agency pada 26 Oktober 2026 hingga 31 Januari 2027, pameran ini mengajak pengunjung mengenal karakter, kisah, dan nilai budaya di balik topeng tradisional dari kedua negara. 

Mengutip laman resmi KCCI, pameran akan diselenggarakan dalam dua bagian, yakni ruang pamer fisik serta ruang pamer imersif.

Di ruang pamer fisik, pengunjung dapat melihat langsung koleksi topeng tradisional Korea dan Indonesia sekaligus mempelajari karakteristik, makna, serta nilai budaya yang terkandung di dalamnya. 

Di lokasi ini pameran ini juga akan memperlihatkan persamaan dan keunikan tradisi topeng dari kedua negara.

Sementara itu, ruang Imersif menghadirkan pengalaman audiovisual yang membawa pengunjung menjelajahi tradisi topeng melalui visualisasi yang menarik. Disini pengunjung dapat mengenal kisah dan karakter di balik topeng serta nilai budaya yang diwariskan melalui medium visual.

Akses ke konten imersif sendiri tersedia secara gratis pada sesi-sesi tertentu. Namun, pengunjung tetap diwajibkan memiliki tiket masuk reguler Museum Nasional Indonesia. 

Selain pameran, penyelenggara juga menyiapkan sejumlah program pendukung, antara lain lokakarya tari tradisional dan Weekend Experience. 

Melalui lokakarya tari pengunjung diajak mengenal seni tari melalui kegiatan praktik. Sementara melalui Weekend Experience pengunjung diajak mengikuti kegiatan budaya setiap akhir pekannya. 

Melalui pameran ini, KCCI dan Indonesian Heritage Agency berupaya mempertemukan dua tradisi topeng dua negara  dalam satu ruang. 

Yakni untuk memperkenalkan kekayaan warisan budaya Korea dan Indonesia sekaligus mengajak masyarakat mengapresiasi persamaan dan keberagaman ekspresi seni keduanya.

Share This Article
Avatar photo
Jurnalis lahir dan tinggal di Jogja
Avatar photo
Pemimpin redaksi mabur.co
Tidak ada komentar