Mabur.co – Museum Ranggawarsito Semarang menggelar pameran bersama dengan menggandeng berbagai museum di Nusantara, mengangkat tema Abhirama Ranggawarsito 2026, yaitu Pangan dalam Jejak Budaya dari Warisan Leluhur menuju Pangan Masa Depan.
Pameran bersama beberapa museum yang sangat meriah tersebut dibuka oleh Restu Gunawan, salah seorang dirjen di Kementerian Kebudayaan, didampingi Sekda Provinsi Jateng.
Dalam rilis yang diterima mabur.co, Rabu (6/5/2026), malam, dijelaskan, Forum Komunikasi Museum Sleman dan Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Sleman ikut berpartisipasi dalam pameran tersebut dengan mengusung tema Sleman Mengolah Alam, Menyulam Makna: Pangan dalam Ekspresi Budaya Sleman.

Pameran bersama tersebut melibatkan 11 museum, khususnya museum yang terkait dengan seni budaya, alam, perjuangan, dan juga ilmu pengetahuan.
Ragam museum tersebut adalah Museum Serat Holistik Kehidupan Susilawati Susmono, Museum Monumen Jogja Kembali, Museum UGM, Museum Gunungapi Merapi, Museum Gempa Prof Sarwidi, Museum Surat Kabar Kedaulatan Rakyat, Museum Air “Water for Life” Jogja Bay, Museum Affandi, Mini Sisa Hartaku, Museum Kayu dan Kriya Ambar Polah, dan Museum Bio Paleoantropologi UGM.
Peserta pameran museum dari Sleman menjadi penanda bahwa posisi geografis Sleman yang berada di lereng Gunungapi Merapi dan sering meletus hingga menimbulkan dampak kerusakan alam lingkungan hidup serta penduduk, namun semangat dan kerja rakyat Sleman justru terus bangkit untuk selalu mengolah dengan berbagai inovasi hingga ketahanan pangan, sosial, budaya dan politik tetap bertahan.
Pameran tersebut berlangsung mulai Rabu hingga Minggu, 6-10 Mei 2026, jam 09.00-16.00 WIB, di Museum Ranggawarsito, Semarang. ***



