Mabur.co – Sabrang Mowo Damar Panuluh atau yang lebih dikenal dengan nama Noe, vokalis band Letto secara resmi dilantik sebagai staf ahli Dewan Pertahanan Nasional (DPN).
Putra sulung budayawan sekaligus tokoh nasional Emha Ainun Nadjib (Cak Nun) itu dilantik bersama 11 orang pakar lainnya dari berbagai disiplin ilmu, untuk mengisi posisi strategis sebagai Tenaga Ahli Utama, Madya, dan Muda pada kedeputian bidang Geoekonomi, Geopolitik, serta Geostrategi.
Upacara Pengangkatan Sumpah Jabatan Tenaga Ahli tersebut, dipimpin langsung oleh Menteri Pertahanan RI, Sjafrie Sjamsoeddin, bertempat di kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta, pada Kamis (15/1/2026) kemarin.
Dalam prosesi pelantikan itu, seluruh staf ahli termasuk Sabrang, tampak mengenakan pakaian resmi berupa setelan jas hitam, kemeja putih, dasi merah, serta kopiah hitam. Yang menarik, Sabrang, dilantik tetap dengan ciri khas rambut gondrongnya.
Dalam foto yang beredar, Sabrang terlihat menyembunyikan rambut gondrongnya dengan menekuknya ke atas dalam peci yang ia kenakan. Pemandangan semacam ini tentu sangat jarang terjadi dalam prosesi resmi kenegaraan.
Sebagai seniman sekaligus musisi, Sabrang selama ini memang identik dengan penampilan rambut gondrong, yang sedikit bergelombang mirip bapaknya, Cak Nun. Kadang ia juga kerap menutup rambutnya itu dengan topi, atau menguncirnya ke belakang.
Selain sebagai musisi, Sabrang yang merupakan lulusan Alberta University, Kanada, dengan dua jurusan sekaligus yakni matematika dan fisika itu, juga dikenal sebagai peneliti serta pembicara dalam berbagai kegiatan diskusi maupun forum-forum intelektual.
Selain di kampus-kampus, Sabrang selama ini juga rutin mengisi forum Maiyah, komunitas yang didirikan Cak Nun dan diselenggarakan di berbagai daerah mulai dari Jogja, Jakarta, Jombang, Malang, Surabaya hingga berbagai daerah lainnya.
Ia juga kerap tampil dalam berbagai podcast termasuk bersama Deddy Corbuzier hingga Gita Wirjawan. Tahun 2024 lalu Sabrang bahkan diundang menjadi pembicara dalam kongres internasional dan forum multipolar di Rusia.
Dikenal cerdas, kritis, dan berwawasan luas, Sabrang kerap membahas berbagai hal tentang kehidupan sehari-hari hingga kehidupan berbangsa dan bernegara, dari berbagai sutut pandang. Baik itu agama, pendidikan, sosial, filsafat, hingga sains dan teknologi.
Kemampuannya memandang sesuatu yang sangat kompleks, namun dengan pembahasan fundamental dan komprehensif, sehingga menjadi bisa lebih mudah dimengerti, membuatnya banyak disukai berbagai kalangan, khususnya generasi muda.
Kini setelah masuk dan terlibat langsung dalam sistem pemerintahan, patut ditunggu kiprah dan kontribusi Sabrang ke depan. Apakah anak sulung Cak Nun yang gondrong itu, mampu menjalankan tugasnya dengan baik, yakni dalam membantu negara mengatasi berbagai permasalahan maupun tantangan yang ada. ***



