Mabur.co – Upaya mengurangi sampah plastik sekaligus mendorong lahirnya produk kreatif berbasis lingkungan terus digencarkan dalam perhelatan Festival Kebudayaan Yogyakarta (FKY) 2026.
Usai digelar selama seminggu (13–19 September 2026) Festival Kebudayaan Yogyakarta 2026 dengan tema besar AKSARA berhasil kelola 1.230 kilogram sampah plastik.
Berdayakan Sampah Plastik
Inisiator TacTic Plastic, Mutia Bunga menjelaskan, TacTic Plastic merupakan kelompok multidisiplin yang berfokus menggunakan material sampah plastik kresek bekas sebagai media serta material utama dalam berkarya.
“Pada gelaran FKY 2026 ini, TacTic Plastic mengerjakan tiga output, di antaranya adalah open studio, kemudian melakukan kolaborasi membuat merchandise bersama bank sampah, dan yang terakhir membuat instalasi lampion,” katanya, Minggu (20/9/2026).

Mutia, menuturkan, untuk open studio sendiri, berkolaborasi dengan tiga kolaborator, yaitu dari Dinas Lingkungan Hidup Sleman, Waste Lab, dan dari bank sampah Sedekah Sampah.
”Kita kolaborasi dengan ketiga kolaborator itu untuk membuat suatu karya, bagaimana kita memahami sampah, memilih sampah, memilah, dan mengelola sampah dari yang mungkin tidak punya nilai menjadi punya nilai serta bermakna. Atau bisa sampai mempunyai nilai ekonomi,” ucapnya.
Optimalkan Bank Sampah
Menurut Mutia, pihaknya mengadakan workshop dari bulan Juli kemarin kepada beberapa anggota dari bank sampah Sedekah Sampah.
“Dari hasil workshop itu, terciptalah ide untuk membuat merchandise FKY dan diperjualbelikan di area FKY 2026. Pengerjaan ditangani teman-teman dari bank sampah Sedekah Sampah. Awareness yang kita berikan ke masyarakat, di Yogyakarta sudah ada yang mengerjakan daur ulang sampah dari pemerintahan, dari kelompok masyarakat, dari industri,” ucapnya.
