Iran Miliki Rudal Elektromagnetik, Kiamat Internet dan Listrik Akan Terjadi?

Mabur.co – Pemerintah Belanda baru-baru ini membuat heboh dunia dengan mengumumkan langkah serius untuk menyiapkan warganya menghadapi situasi darurat.

Setiap rumah tangga di negara tersebut, diberikan buku panduan setebal 33 halaman, berisi langkah bertahan hidup selama 72 jam pertama saat krisis terjadi. Salah satu kondisinya adalah bertahan hidup tanpa adanya listrik maupun Internet. 

Kebijakan ini pun memicu perbincangan luas di berbagai kalangan masyarakat dunia.

Satu pertanyaan muncul, apakah benar perang dunia ke-III  akan terjadi? Lalu seperti apakah perang dunia ke-III itu? Apakah kiamat Internet dan listrik bisa terjadi? 

Melihat perkembangan teknologi militer yang ada saat ini, kiamat listrik dan internet di suatu wilayah tertentu merupakan sebuah hal yang sangat mungkin terjadi.

Hal itu menyusul temuan penggunaan senjata elektromagnetik yang tengah dikembangkan sejumlah negara-negara besar saat ini.

Senjata ini menjadi lompatan besar dalam situasi perang modern, karena dapat melumpuhkan seluruh infrastruktur teknologi, jaringan komunikasi, hingga sistem pertahanan modern suatu target di wilayah tertentu. 

Salah satu senjata tersebut adalah EMP (Electromagnetic Pulse) yang dihasilkan oleh ledakan nuklir di atmosfer tinggi. Dampak serangan ini adalah matinya jaringan listrik, internet, terputusnya komunikasi seluler, lumpuhnya sistem perbankan, hingga berhentinya transportasi modern.

Lalu negara mana sajakah yang telah berhasil mengembangkan senjata modern ini? Dilansir dari specialeurasia.com, Iran baru-baru ini mengungkapkan telah berhasil mengembangkan sebuah senjata rudal terbaru bernama Rastakhiz.

Rudal ini bukanlah rudal biasa. Sebab rudal modern berteknologi terbaru ini telah dilengkapi dengan sebuah sistem senjata canggih yang menggabungkan kemampuan serangan nuklir taktis dengan efek EMP.

Dengan panjang 14 meter dan bobot 27 ton, Rastakhiz dilengkapi dua hulu ledak. Di mana satu hulu ledak menghasilkan serangan nuklir. Sementara satu hulu ledak lainnya dapat menghasilkan serangan gelombang elektromagnetik secara masif.

Dari laporan tersebut rudal canggih milik Iran ini memiliki jangkauan yang cukup luas. Di mana mampu melumpuhkan jaringan listrik, komunikasi, serta sistem pertahanan udara target dalam radius 80 kilometer persegi. 

Jika negara seperti Iran saja mampu membuatnya sangat mungkin negara-negara lain seperti Amerika, Israel, Rusia, Cina hingga negara-negara Eropa juga memiliki senjata semacam ini. 

Maka tak aneh bila pemerintah Belanda mengeluarkan kebijakan berupa langkah antisipasi dengan meminta warganya bersiap menghadapi situasi darurat semacam ini. *** 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *