Mabur.co – Tiga calon jemaah haji dilaporkan gagal berangkat ke Tanah Suci melalui Embarkasi Yogyakarta International Airport (YIA), Kulon Progo, pada hari keempat dan kelima pemberangkatan, Jumat dan Sabtu (24-25/4/2026) hari ini.
Ketiganya merupakan jemaah asal Kabupaten Sleman yang tergabung dalam Kloter 3 dan Kloter 4.
Satu calon jemaah dari Kloter 3 dinyatakan tidak layak terbang setelah tidak lolos pemeriksaan kesehatan akhir di Embarkasi YIA pada Jumat kemarin.
Jemaah tersebut mengalami gangguan paru-paru dengan indikasi paru-paru basah dan saat ini masih menjalani perawatan di RSUD Wates, Kulon Progo.
Sementara itu, dua calon jemaah lainnya dari Kloter 4 dipastikan batal berangkat setelah tidak lolos pemeriksaan kesehatan di tingkat kabupaten.
Satu jemaah diketahui mengalami gangguan kesehatan pascaoperasi, sedangkan satu lainnya menderita demensia. Keduanya pun tidak diikutsertakan dalam rombongan menuju embarkasi.
PLT Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji (Kemenhaj) DIY, Jauhar Mustofa, mengatakan, ketatnya persyaratan layanan haji di Arab Saudi tahun ini membuat proses penggantian jemaah yang batal berangkat tidak memungkinkan dilakukan.
“Karena aturan dari syarikah di Arab Saudi sangat ketat, kursi kosong akibat jemaah batal berangkat tidak bisa langsung digantikan,” ujar Jauhar Mustofa.
Meski gagal berangkat tahun ini, ketiga calon jemaah tersebut masih berpeluang menunaikan ibadah haji pada tahun depan, selama kondisi kesehatan mereka memungkinkan.
Namun apabila pada pemeriksaan di tahun depan kondisi kesehatan dinyatakan tidak memungkinkan, hak keberangkatan dapat dilimpahkan kepada anggota keluarga sesuai ketentuan yang berlaku.
Dengan adanya tiga calon jemaah yang batal berangkat, hingga hari kelima pemberangkatan Sabtu ini, total sebanyak 1.077 jemaah telah diterbangkan ke Tanah Suci melalui Embarkasi YIA Kulon Progo. ***



