Gerakan Buruh ‘Nggembos’, Jam Tangan Ketua Serikat Pekerja Indonesia Rp432.439.903? - Mabur.co

Gerakan Buruh ‘Nggembos’, Jam Tangan Ketua Serikat Pekerja Indonesia Rp432.439.903?

Mabur.co – Sehari sebelum peringatan Hari Buruh Internasional, ada informasi yang beredar di media mainstream bahwa demo buruh di Gedung DPR batal dan aksi buruh berkumpul jadi satu dengan kehadiran Presiden Prabowo Subianto di kawasan Monas. Orang Jawa menyebut gerakannya nggembos atau ibarat ban mengalami kebocoran akut.

Sejak informasi tersebut beredar, publik jadi bertanya, kenapa demo buruh mandiri yang diharapkan bisa menyampaikan aspirasi objektif justru gagal digelar? Lalu dialihkan menjadi demo kolektif bersama dengan Presiden Prabowo Subianto? Apakah dengan begitu buruh menjadi kehilangan pandangan kritisnya?

Yang pasti setiap Hari Buruh tiba memang isu tentang kelayakan upah, kemudian jaminan kerja terkait kesehatan dan hari tua, serta yang lain-lain, selalu mengedepan.

Sebenarnya, pemerintah sudah berusaha selalu menyetarakan kenaikan upah dengan kebutuhan buruh yang ada di daerah masing-masing. Misalnya, antara upah buruh di Solo dengan Jakarta tentu saja beda.

Tetapi, memang, soal konsistensi perjuangan pada optimalisasi kesejahteraan buruh harus selalu dikawal. Karena bisa jadi tetap ada kasus tertentu yang belum tertangani dengan baik.

Kita beruntung di masa sekarang ada media sosial dan CCTV yang dapat membantu perjuangan semua lapisan masyarakat untuk mendapatkan hak-hak kerjanya. Ada alat kontrol yang membantu semua lapisan masyarakat, termasuk di dalamnya buruh, agar lebih nyaman dalam bekerja dan memperoleh dukungan sepadan jika memang menghadapi masalah.

Terkait pemberitaan mengenai jam tangan mewah yang dimiliki dan dikenakan Ketua Serikat Pekerja yang mencapai kisaran harga Rp400 juta tentu itu soal lain lagi. Meskipun isu mengenai hal itu bisa terus menggelembung dan membuat interpretasi tertentu yang kadang justru menjadi bernilai blunder.

Jika mengacu ke akun @LambeSahamijja, Rabu (6/5/2026), maka muncul informasi bahwa dalam aksi Hari Buruh beberapa waktu lalu, jam tangan yang dipakai Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea, memang seharga Rp400-an juta. Bahkan secara detail netizen yang berhasil melacak harganya, jika dikurskan adalah Rp432.439.903.

Tentu saja banyak spekulasi asumsi terkait tayangan jam tangan Andi Gani tersebut. Namun dalam pemberitaan media lain seperti yang bisa dikutip dari CNN Indonesia, Selasa (5/5/2026), Andi Gani menjelaskan pihaknya memiliki koperasi yang asetnya sudah mencapai Rp2,6 triliun.

Oleh karena itu, Andi Gani pun berusaha meyakinkan publik dengan aset yang dimiliki koperasi yang dirintisnya, bahkan jika dialokasikan untuk membangun Museum Marsinah di Nganjuk Jawa Timur juga masih mampu.

Terlepas dari berbagai kontroversi dan spekulasi asumsi, upaya pembangunan Museum Marsinah akan tetap berjalan. Bahkan Presiden Prabowo Subianto juga berkomitmen membantu.

Kita tahu, Marsinah memang sudah ditetapkan sebagai salah satu pahlawan nasional oleh pemerintahan Prabowo Subianto pada 2025 lalu. Sayang memang, tokoh buruh Wiji Thukul tidak sekalian ditetapkan sebagai pahlawan nasional sebagaimana Marsinah.

Lalu bagaimana dengan jam tangan mewah Andi Gani? Belum ada pernyataan resmi dari yang bersangkutan. Namun bisa saja memang dari usaha sendiri. Namanya juga presiden. Presiden Serikat Pekerja Indonesia lagi. ***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *