Mabur.co – Pemerintah berencana meningkatkan program bedah rumah rakyat dengan merenovasi sebanyak 400 ribu unit rumah di Indonesia tahun 2026 ini.
Jumlah program bedah rumah rakyat di tahun 2026 ini meningkat signifikan dibanding tahun 2025 lalu yang hanya mencapai 45 ribu unit rumah.
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, mengatakan peningkatan signifikan program bedah rumah rakyat ini dilakukan guna mempercepat penyediaan hunian layak bagi masyarakat.
Dimana kebijakan ini dijalankan sesuai arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto.
“Saat ini sedang kita persiapkan bersama Menteri Keuangan, Menteri Sekretaris Negara, dan Sekretaris Kabinet untuk renovasi rumah rakyat di seluruh Indonesia,” ujarnya dikutip Antara, Senin (06/04/2026).
Selain meningkat dari sisi jumlah penerima, program bedah rumah rakyat di tahun ini juga mengalami perluasan wilayah.
Dimana jika tahun lalu hanya terdapat 294 kabupaten/kota yang menerima program bedah rumah. Maka pada tahun 2026 ini, pemerintah memastikan seluruh wilayah sebanyak 514 kabupaten/kota akan mendapatkan program tersebut.
Menurut dia, program bedah rumah tidak hanya bertujuan menyediakan hunian layak, tetapi juga mendorong pemerataan ekonomi di daerah.
“Jadi ini program yang sangat signifikan dan akan menggerakkan ekonomi dan juga akan berkeadilan,” katanya.
Selain itu pemerintah dikatakan juga akan memanfaatkan lahan negara di kawasan perkotaan, terutama aset milik Badan Usaha Milik Negara (BUMN) perkeretaapian guna pembangunan rumah susun (rusun) rakyat.
Dalam beberapa hari terakhir, Maruar bersama jajaran PT Kereta Api Indonesia (KAI) dan BP BUMN mengaku telah meninjau sejumlah lahan potensial, termasuk di kawasan Tanah Abang, Jakarta
Lahan tersebut akan dikembangkan menjadi hunian vertikal dengan konsep campuran antara masyarakat berpenghasilan rendah dan kelompok menengah agar tercipta kawasan permukiman yang inklusif.
“Kita juga sudah menyisir beberapa potensi lahan yang sangat potensial lainnya. Akhir bulan ini, kami akan mulai bersama dengan Dirut Kereta Api direncanakan mulai mempersiapkan untuk pembangunan di kota Bandung,” ujarnya.



