Mabur.co — Seorang prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) asal Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, dilaporkan meninggal dunia saat menjalankan tugas dalam misi perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Lebanon, Minggu (29/3/2026).
Prajurit tersebut diketahui bernama Praka Farizal Romadhon. Ia merupakan anggota TNI yang bertugas di satuan Yonif 113/JS Brigif 25/Siwah Kodam Iskandar Muda.
Komandan Kodim 0731/Kulon Progo, Letkol Inf Dyan Niti Sukma, membenarkan kabar duka tersebut.
Menurut dia, Farizal gugur saat menjalankan tugas di wilayah misi perdamaian.
“Yang bersangkutan sedang bertugas dalam misi perdamaian PBB di Lebanon,” kata Dyan saat dikonfirmasi, Senin (30/3/2026).
Meski demikian, pihaknya mengaku belum menerima informasi rinci terkait kronologi kejadian yang menyebabkan Farizal meninggal dunia.
Informasi awal menyebutkan bahwa insiden terjadi akibat serangan artileri yang menghantam salah satu pos penjagaan.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun, serangan tersebut terjadi saat Farizal bersama sejumlah prajurit lainnya tengah bersiap menjalankan ibadah shalat Subuh.
Dalam insiden itu, dua prajurit TNI dilaporkan meninggal dunia, sementara dua lainnya mengalami luka kritis.
Farizal merupakan warga Padukuhan Ledok, Kalurahan Sidorejo, Kapanewon Lendah, Kulon Progo.
Ia meninggalkan seorang istri, Fafa Nur Azila (25), serta seorang anak perempuan yang masih berusia dua tahun.
Di kampung halamannya, suasana duka menyelimuti kediaman keluarga almarhum. Kursi-kursi dan tenda telah dipasang di sekitar rumah sebagai persiapan menyambut kedatangan jenazah.
Sejumlah warga tampak bergotong royong membersihkan lingkungan sekitar.
Dukuh Ledok, Wakidi, mengatakan pihaknya menerima informasi duka tersebut dari Babinsa setempat, yang kemudian disampaikan kepada keluarga.
“Kami mendapat kabar dari Babinsa bahwa ada warga kami yang meninggal dunia di Lebanon akibat serangan,” ujar Wakidi.
Ayah almarhum, Senam, disebut masih dalam kondisi syok dan belum dapat memberikan banyak keterangan kepada awak media.
Farizal dikenal warga sebagai pribadi yang baik dan aktif dalam kegiatan sosial di lingkungan tempat tinggalnya sebelum menjadi anggota TNI.
Hingga kini, jenazah almarhum masih berada di Lebanon. Pihak TNI tengah berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk proses pemulangan ke Indonesia.
Rencananya, setelah tiba di Tanah Air, jenazah Praka Farizal akan dimakamkan secara militer di pemakaman umum di kampung halamannya di Dusun Ledok, sesuai dengan keinginan keluarga.



