Kemendikdasmen Dukung Pengembangan Pesepakbola Usia SD hingga SMA untuk Timnas Indonesia - Mabur.co

Kemendikdasmen Dukung Pengembangan Pesepakbola Usia SD hingga SMA untuk Timnas Indonesia

Mabur.co – Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, sejatinya telah melakukan segala cara, untuk bisa mengorbitkan pemain-pemain muda potensial baru, yang nantinya akan memperkuat tim nasional Indonesia di masa mendatang.

Hanya saja, PSSI merasa masih butuh bantuan dari berbagai pihak, khususnya pemerintah, agar dapat mempermudah pencarian bibit-bibit baru masa depan, yang bisa jadi masih belum ditemukan oleh PSSI, Asprov (Asosiasi Sepakbola Provinsi – PSSI tingkat provinsi), Askot (Asosiasi Sepakbola Kota – PSSI tingkat kota), maupun Askab (Asosiasi Sepakbola kabupaten – PSSI tingkat kabupaten).

Namun jalan itu (menemukan bibit-bibit pesepakbola baru) pelan-pelan mulai terbuka lebar.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, berupaya mendukung keinginan dari PSSI, agar dapat menemukan bibit-bibit potensial dari seluruh Indonesia, baik yang di kota maupun daerah.

Kemendikdasmen rencananya akan menggelar turnamen atau kompetisi di tingkat SD, SMP, dan SMA sederajat di seluruh Indonesia, untuk dapat menemukan calon pemain muda masa depan timnas Indonesia.

“Kita terus berkomitmen untuk melakukan usaha-usaha bersama dengan PSSI, untuk mencari bakat-bakat sepakbola yang saya yakin ada, dari sekian juta murid Indonesia, untuk bisa menjadi pemain top nasional, yang dapat membawa Indonesia mencapai level internasional,” ucap Abdul Mu’ti setelah menghadiri acara penganugerahan PSSI Awards, seperti dilansir dari kanal YouTube Liputan6, Sabtu (28/3/2026).

Di saat yang sama, Erick Thohir juga berterima kasih kepada pemerintah, dalam hal ini Kemendikdasmen, atas kerjasamanya dalam mendukung pencarian bakat-bakat muda pesepakbola, yang nantinya bisa diorbitkan menjadi pemain tim nasional di masa depan.

“Saya turut mengucapkan terima kasih kepada pemerintah, termasuk juga Pak Presiden (Prabowo Subianto), yang telah memberi kesempatan kita jadi tuan rumah (ajang FIFA Series 2026). Saya juga ucapkan terima kasih kepada presiden FIFA, Gianni Infantino, yang telah memilih kita sebagai salah satu dari 9 negara tuan rumah FIFA Series 2026,” kata Erick Thohir, yang berada di sebelah Mendikdasmen dalam acara yang sama.

Dengan memiliki stok pemain berlimpah dari berbagai daerah di seluruh nusantara, tentunya Erick Thohir berharap agar PSSI bisa mengurangi ketergantungan terhadap “antek-antek asing”, alias pemain diaspora atau naturalisasi, yang biasanya tersebar di benua Eropa, terutama Belanda.

Mengingat naturalisasi selalu dianggap sebagai “jalan pintas”, yang dapat mendongkrak prestasi tim nasional. Namun nyatanya, perkembangannya masih belum begitu signifikan, kecuali menembus Ronde 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 lalu. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *