Mabur.co – Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, memastikan bahwa harga BBM subsidi tidak akan naik, setidaknya sampai akhir tahun 2026 ini.
Hal itu disampaikannya dalam rapat kerja dengan Komisi XI di Gedung DPR, Senin (6/4/2026).
Purbaya mengacu pada harga minyak dunia, yang menurutnya masih berkisar antara 80 sampai 100 Dollar per barrel.
Sehingga hal itu kemungkinan besar masih bisa diantisipasi oleh negara, dengan tetap mempertahankan harga BBM seperti sekarang.
“Kamis siap untuk tidak menaikkan (harga) BBM sampai akhir tahun (2026) untuk BBM bersubsidi. Jadi masyarakat nggak usah ribut, nggak usah takut. Kita sudah hitung semua pak,” ungkap Purbaya dalam rapat kerja bersama Komisi XI DPR RI, sebagaimana dilansir dari kanal YouTube MerdekaDotCom, Senin (6/4/2026).
Purbaya juga menepis anggapan dari masyarakat, terkait kemungkinan naiknya harga BBM dalam bebeapa bulan ke depan. Termasuk potensi kericuhan akibat protes kenaikan harga BBM dari pemerintah pusat.
“Ada beredar di masyarakat ‘wah dua bulan udah habis (BBM), dua minggu udah habis’. ‘Paling bulan Juli (harga BBM) naik. ‘Nanti juga bulan Juli ada huruhara’, dan sebagainya. Padahal sampai akhir tahun kita udah siapkan asumsi rata-rata (harga minyak dunia)100 dollar (per barrel). Kalaupun ada yang di atas 100 dalam periode tertentu, kita masih tetap aman,” tambah Purbaya.
Purbaya juga meminta dukungan dari berbagai pihak, salah satunya dari Komisi XI DPR RI, guna memastikan anggaran yang tersedia bisa terus mencukupi, sehingga tidak perlu melakukan kebijakan-kebijakan baru yang akan kembali menyusahkan rakyat. (*)



