Mabur.co – Pasar Kangen Jogja kembali hadir pada tahun ini di Taman Budaya Yogyakarta (TBY). Di edisi kali ini, Pasar Kangen menghadirkan sekitar 300-an stan atau booth di kompleks TBY dan di sepanjang ruas Jalan Sriwedani.
Sesuai trade mark, Pasar Kangen menghadirkan banyak koleksi barang-barang antik zaman dahulu, yang bisa kembali dikoleksi atau bahkan digunakan oleh masyarakat saat ini.
Seperti uang kertas cetakan lama, telepon umum, handphone merek lawas (seperti Nokia dan Sonny Ericsson), jam tangan klasik, kamera analog, majalah lawas, buku-buku bacaan sejarah, dan masih banyak lagi.
Selain bernostalgia dengan barang-barang klasik, Pasar Kangen Jogja juga menyediakan jajanan pasar khas Yogyakarta, dengan sajian-sajian menarik namun tetap bernuansa lokal serta kekinian.
Kolektor Barang Antik Luar Jogja
Menurut Penanggungjawab Produksi Pasar Kangen, Triana, Pasar Kangen kali ini juga turut diikuti oleh para kolektor barang antik dari luar Jogja, seperti Surabaya, Malang, Bandung, Jakarta, dan seterusnya.
“Mereka (orang-orang dari luar daerah itu) membawa patung, pernik-pernik, keris, perangko, buku, dokumen, dan banyak lagi,” ujar Triana, saat ditemui di Taman Budaya Yogyakarta, Kamis (25/6/2026).
Triana berharap, hadirnya Pasar Kangen di pertengahan tahun ini dapat menjadi alternatif bagi masyarakat Yogyakarta dan sekitarnya, untuk mengoleksi barang-barang antik dari berbagai lintas zaman, yang saat ini sudah tidak lagi tersedia di pasaran, namun masih tersedia di Pasar Kangen Jogja.
“Di sini masyarakat bisa mencari banyak barang antik yang mungkin selama ini sudah tidak lagi ditemukan di mana-mana. Padahal mungkin value-nya masih cukup bagus untuk dikoleksi, dan banyak juga yang masih bisa digunakan atau berfungsi dengan baik. Jadi semuanya komplit ada di Pasar Kangen Jogja,” tambah Triana.
Pasar Kangen Jogja masih akan buka di TBY setiap harinya sampai hari Minggu (28/6/2026), mulai jam 3 sore hingga 10 malam. (*)

