Ali Khamenei Wafat, TV Iran Diretas, Pidato Trump dan Netanyahu Muncul Berbahasa Persia - Mabur.co

Ali Khamenei Wafat, TV Iran Diretas, Pidato Trump dan Netanyahu Muncul Berbahasa Persia

Mabur.co- Stasiun televisi negara Iran, Islamic Republic of Iran Broadcasting (IRIB), dilaporkan mengalami serangan peretasan.

Dalam unggahan X @EricLDaugh, pada hari yang sama, terlihat dalam beberapa menit, siaran reguler tergantikan oleh cuplikan pidato Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump.

“TV Iran dilaporkan telah diretas untuk menayangkan Presiden Trump yang menyerukan rakyat Iran untuk bangkit dan ‘merebut kembali’ negara mereka,” tulis postingan tersebut.

Tidak hanya Trump, terdapat pula pidato dari  Perdana Menteri (PM) Israel, Benjamin Netanyahu, yang ditujukan langsung kepada rakyat Iran.

“(Berisi pidato) yang menyerukan rakyat Iran untuk bangkit melawan rezim,” tulis akun X @nicksortor yang turut membagikan postingan serupa.

Secara terpisah, Iran International melaporkan saluran satelit milik IRIB diklaim telah diretas dan menampilkan rekaman pidato Trump serta Netanyahu pada Minggu, 1 Maret 2026, waktu setempat.

“Trump dan Netanyahu terlihat berbicara kepada warga Iran, disertai pesan yang mendesak mereka untuk merebut kendali atas nasib sendiri dan bangkit melawan rezim yang berkuasa di Teheran,” demikian tertulis dalam laporan tersebut.

Diketahui, peretasan berlangsung sekitar 10 menit dan terjadi ketika IRIB TV 3 tengah menayangkan siaran olahraga, yakni pertandingan sepak bola.  Tiba-tiba, tayangan berganti menjadi rekaman pidato politik dengan subjudul dalam bahasa Persia.

Dalam cuplikan tersebut, muncul pula pesan teks yang menyerukan warga Iran untuk mengambil alih kendali dari pemerintahan saat ini. 

Beberapa klip bahkan menampilkan footage serangan militer yang dikaitkan dengan operasi gabungan AS dan Israel terhadap target di Iran.

“Insiden ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan Timur Tengah,” terang Iran Internasional.

Beberapa hari sebelumnya, dilaporkan terjadi serangan militer yang dikaitkan dengan target strategis Iran.

Terlebih, insiden peretasan terjadi setelah kabar wafatnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, atas serangan gabungan AS-Israel, pada akhir Februari 2026.

Iran International menyebut, peretasan itu sebagai bentuk penghinaan besar bagi otoritas Iran. ***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *