Mabur.co- Puting beliung menerjang daerah Cimahi dan Kabupaten Bandung Barat. Angin puting beliung dilaporkan terjadi pada Jumat, 6 Maret 2026, sekitar pukul 15:30 WIB.
Kejadiannya terpantau di dua lokasi, yaitu di sekitar kawasan Pemkot Cimahi dan di kawasan industri Cimareme.
Terlihat dalam unggahan akun X, @BaseBDG, pada Jumat, 6 Maret 2026, sebuah rekaman video yang memperlihatkan angin puting beliung menerjang wilayah Cimahi dan Kabupaten Bandung Barat.
Peristiwa cuaca ekstrem ini terjadi di sejumlah lokasi seperti Cihanjuang, Kota Baru Parahyangan, hingga Jalan Industri Cimareme, Kecamatan Padalarang.
Angin kencang yang datang secara tiba-tiba menumbangkan banyak pohon besar dan bahkan merobohkan tiang listrik di Jalan Industri Cimareme.
Kepala Pelaksana BPBD Cimahi, Fitriandy Kurniawan, mengatakan, ratusan rumah yang rusak itu tersebar di tiga wilayah terdampak.
Kerusakan paling banyak terjadi di Kelurahan Padasuka, Kecamatan Cimahi Tengah.
“Data sementara yang kami himpun ada 129 rumah yang mengalami kerusakan akibat angin puting beliung di tiga wilayah terdampak. Saat ini petugas masih melakukan asesmen lanjutan di lapangan,” katanya dilansir Antara, Sabtu (7/3/2026).
Fitriandy menjelaskan, berdasarkan data sementara BPBD, dampak terparah terjadi di Kalurahan Padasuka, Kecamatan Cimahi Tengah.
Tercatat 117 unit rumah mengalami kerusakan dengan kategori ringan, sedang, hingga berat. Selain rumah warga, dua masjid dan satu kantor rukun warga (RW) di wilayah tersebut juga dilaporkan mengalami kerusakan akibat terjangan angin kencang.
“Kebanyakan rusak ringan dan sedang. Ada juga yang rusak berat itu ada tiga rumah. Petugas masih melakukan pendataan,” ujarnya.
Fitriandy mengungkapkan, bencana angin puting beliung tersebut juga menyebabkan empat warga mengalami luka ringan akibat tertimpa atap rumah dan material lainnya.
Selain di Padasuka, 12 rumah di Kalurahan Cimahi, Kecamatan Cimahi Tengah, juga terdampak angin kencang dengan kerusakan ringan tanpa adanya korban jiwa.
“Di Kalurahan Cimahi ada 12 rumah rusak ringan. Alhamdulillah tidak ada korban,” ujarnya. ***



