Mabur.co-Masjid Nurul Ashri di Deresan, Depok, Sleman, menghadirkan layanan penitipan anak selama pelaksanaan salat tarawih Ramadan 1447 Hijriah.
Program ini disiapkan agar para orang tua dapat beribadah dengan lebih tenang tanpa khawatir meninggalkan anak-anaknya.
Di sisi kompleks masjid, terlihat sejumlah anak bermain dengan pengawasan relawan perempuan. Fasilitas tersebut merupakan hasil kerja sama pengurus masjid dengan Pesantren Sahabatku yang meminjamkan tempatnya sebagai ruang penitipan sementara selama Ramadan.
Anak-anak yang dititipkan dapat bermain dengan berbagai fasilitas permainan yang telah disediakan. Para relawan, yang sebagian merupakan santriwati, bertugas mendampingi dan memastikan keamanan anak-anak selama orang tua menjalankan ibadah.
Koordinator Program Masjid Baitul-Mal Nurul Ashri Deresan, Sunyoto, mengatakan, inisiatif ini muncul dari pengalaman sebelumnya ketika ada anak jemaah yang menangis saat orang tuanya melaksanakan tarawih.
“Dulu pernah kejadian anak jemaah di masjid itu menangis memanggil orang tuanya, karena masih salat terus anaknya merengek dan menangis kencang. Dari situ muncul inisiatif teman-teman bikin tempat penitipan anak tetapi yang layak. Kita sediakan fasilitas permainannya agar anak-anak saat orang tuanya salat bisa betah di tempat permainan,” katanya, Rabu (11/3/2026), malam.
Sunyoto menjelaskan, program ini telah berjalan selama tiga tahun. Setiap pelaksanaan tarawih, rata-rata terdapat dua hingga lima anak yang dititipkan. Pengurus menegaskan layanan ini tidak bersifat wajib.
“Orang tua tetap dapat membawa anak ke dalam masjid apabila tidak ingin berpisah,” ucapnya.
Salah satu jemaah, Ravika, mengapresiasi fasilitas tersebut, karena dinilai membantu orang tua beribadah dengan lebih khusyuk.
“Tarawih bisa menitipkan anak dan gratis cuma ada di sini, ibadah tidak was-was, semuanya gratis, kita ibadah lebih tenang,” ujarnya.
Sementara itu, relawan penitipan anak, Reza, menyebut, terdapat empat hingga lima petugas yang berjaga setiap malam.
“Para relawan merupakan santriwati yang sedang berhalangan salat sehingga tetap dapat berkontribusi selama Ramadan,” katanya. ***



