Krisis Semikonduktor Global, Sony Stop Jual Kartu Memori SD Card - Mabur.co

Krisis Semikonduktor Global, Sony Stop Jual Kartu Memori SD Card

Mabur.co- Raksasa elektronik asal Jepang, Sony, resmi menghentikan pesanan hampir seluruh lini kartu memori CFexpress dan SD (Secure Digital), akibat tekanan krisis semikonduktor global yang semakin parah.

Kebijakan ini berlaku untuk seluruh kanal penjualan, baik distributor resmi maupun konsumen langsung melalui Sony Store, tanpa kepastian kapan pemesanan akan kembali dibuka.

Tidak hanya itu, lini kartu SD kelas atas seperti seri SDXC/SDHC TOUGH (64 GB–256 GB) serta seri SF-M dan SF-E (64 GB–512 GB) turut terdampak kebijakan ini.

Seusai aturan diberlakukan, hanya sebagian kecil produk yang masih tersedia, yakni CFexpress Type B 960 GB dan kartu SD entry-level seri SF-UZ.

Sony menyatakan bahwa penghentian ini bersifat sementara, namun operasional ke depan akan sangat bergantung pada pantauan kondisi pasokan.

Informasi lebih lanjut akan diumumkan secara terpisah melalui laman resmi produk perusahaan.

“Kami akan mempertimbangkannya sambil memantau kondisi pasokan, dan akan mengumumkannya secara terpisah melalui halaman informasi produk,” dikutip dari situs PetaPixel, Senin (30/3/2026).

Bagi fotografer dan videografer, memory card bukan sekadar asesori, melainkan komponen utama dalam proses produksi konten.

Kelangkaan kartu memori berkecepatan tinggi seperti CFexpress dan SD kelas premium berpotensi menghambat work flow, terutama untuk kebutuhan video resolusi tinggi atau burst shooting.

Sony menyebutkan kekurangan global semikonduktor sebagai pemicu utama, yang semakin diperparah oleh lonjakan kebutuhan industri kecerdasan buatan (AI).

Permintaan pusat data untuk melatih model AI membuat pasokan komponen penting seperti NAND flash dan DRAM terserap besar-besaran ke sektor tersebut.

Produsen memori seperti Samsung dan SK Hynix kini lebih memprioritaskan pasar pusat data karena margin keuntungan yang jauh lebih tinggi dibandingkan pasar konsumen.

Berdasarkan data TrendForce, harga NAND flash diproyeksikan melonjak hingga 60 persen pada awal 2026. 

Selain lonjakan AI, kelangkaan helium yang dipicu konflik di Timur Tengah juga disebut berkontribusi terhadap gangguan produksi semikonduktor.

Helium merupakan elemen penting dalam proses manufaktur chip modern, sehingga keterbatasannya berdampak langsung pada kapasitas produksi global.

Bagi pengguna kamera, khususnya fotografer dan kreator konten, kondisi ini berpotensi menyebabkan kelangkaan produk serta kenaikan harga kartu memori dalam waktu dekat.

Sony pun mengimbau pengguna untuk mengelola media penyimpanan secara lebih efisien, sembari menunggu normalisasi pasokan. 

Perusahaan menyatakan akan terus memantau situasi dan memberikan pembaruan melalui kanal resmi jika distribusi kembali stabil.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *