Senyawa Semesta: Harapan Sinar di Balik Cakrawala

1 Min Read
Close-up of a hand holding a glass marble at sunset, reflecting the sun and ocean in the sphere.
Ilustrasi. Mentari bersinar. Sumber: Pexels

Andai aku berkas cahaya dan engkau rintik gerimis yang mengecupku, bolehlah kasih pijarkan bianglala di cakrawala.

Andai aku terik mentari dan engkau riak air yang menguap, bolehlah dingin malam luruhkan uap jadi embun di dedaunan.

Andai aku lebah dan engkau semerbak bunga, bolehlah nektar sari sekar terhisap untuk menetas jadi tetes madu di sarang.

Andai aku sinar mentari dan engkau hijau dedaunan, bolehlah cahaya santuni klorofil olah zat hara, asam arang dan air jadi makanan di alam tumbuhan.

Andai aku dan engkau bersenyawa jadi bianglala, embun, madu, dan zat makanan, niscaya kekitaan mekar indah, segar, sehat, dan sintas.

Share This Article
PENULIS
Cendekiawan Muslim, Mantan Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP)
Avatar photo
Pemimpin redaksi mabur.co
Leave a Comment