Mabur.co– Kalurahan Tirtohargo, Kapanewon Kretek, Kabupaten Bantul ternyata memiliki salah satu destinasi wisata alam yang menarik perhatian wisatawan. Yaitu Sabana Pantai Baros.
Kawasan yang berada di sekitar muara Sungai Opak tersebut menawarkan panorama alam yang asri dengan hamparan padang rumput hijau, kawasan mangrove, serta perairan yang tenang.
Berbeda dengan karakter pantai selatan yang identik dengan ombak besar, kawasan Sabana Pantai Baros menghadirkan pengalaman wisata yang berbeda melalui aktivitas Stand Up Paddle Board (SUP) atau paddle board.
Mendayung di Atas Papan
Aktivitas ini memungkinkan wisatawan untuk mendayung di atas papan sambil menikmati ketenangan air dengan latar pemandangan sabana dan pepohonan mangrove yang memberikan suasana alami dan estetik.
Keindahan kawasan tersebut menjadikan Sabana Pantai Baros sebagai salah satu destinasi wisata alternatif yang diminati masyarakat, terutama bagi pecinta wisata alam dan aktivitas luar ruangan.
Selain menikmati paddle board, pengunjung juga dapat melakukan berbagai aktivitas lain seperti bersantai, berfoto, menikmati suasana matahari terbit, hingga menjelajahi kawasan mangrove yang menjadi bagian penting dari ekosistem pesisir.
Hanya Ada di Bumi Projotamansari
Pegiat Paddle Board Baros, Yusuf Pratama, mengatakan potensi muara Sungai Opak cukup menjanjikan dan peluang. Itu bisa dimanfaatkan untuk menciptakan destinasi wisata baru, yakni paddle board yang hanya ada satu-satunya di Bumi Projotamansari.
”Peluang itu kita manfaatkan dengan mendirikan destinasi wisata Paddle Board Baros yang berlokasi di muara Sungai Opak pada September 2025 yang lalu,” ujarnya, Jumat (31/7/2026).
Menurut Yusuf, sejauh ini baru punya enam paddle board sehingga butuh reservasi dan tidak bisa datang langsung mencoba paddle board.
Untuk bermain paddle board tanpa dokumentasi Rp100 ribu, paddle board dengan dokumentasi (foto dan video) Rp350 ribu. Paddle board berdua dengan dokumentasi Rp500 ribu, paddle board dengan dokumentasi bertiga Rp750 ribu, dan jika paddle board empat orang dengan dokumentasi Rp1 juta.
Salah satu wisatawan, Nurwita, warga Minggir, Kabupaten Sleman, mengaku penasaran untuk mencoba wahana baru wisata Paddle Board Baros dan ternyata sangat menyenangkan.
Pagi hari arus air muara Sungai Opak sangat bersahabat, angin juga tidak kencang bahkan bisa tiduran di atas paddle board.
“Kalau bermain air di pantai berbahaya namun dengan paddle board bisa tiduran di atas air dengan udara segar dan bisa melihat serta mendengar deburan ombak pantai selatan,” ungkapnya. ***
