Awas, 12 Agustus Ada Gerhana Matahari Total!

2 Min Read
Partial solar eclipse: the Sun with a crescent bite where the Moon covers part of it.
Proses gerhana matahari. (Ilustrasi Foto: Reuters)

Mabur.co – Fenomena astronomi berupa Gerhana Matahari Total akan terjadi pada 12 Agustus 2026. Peristiwa ini diprediksi menjadi salah satu kejadian langit yang paling menarik perhatian sepanjang tahun ini.

Terjadinya gerhana yakni saat posisi Bulan berada tepat di antara Bumi dan Matahari sehingga seluruh piringan Matahari tertutup.

“Hal tersebut membuat langit menjadi gelap selama beberapa menit dan memungkinkan lapisan atmosfer luar Matahari atau korona terlihat secara langsung dari lokasi tertentu,” dilansir NASA, Selasa (4/8/2026).

Sementara itu, dilansir dari Le Monde menjelaskan, jalur gerhana matahari total akan melintasi Samudra Arktik, Greenland, Islandia, Samudra Atlantik, Spanyol, Rusia, serta sebagian kecil Portugal.

Sementara itu, gerhana sebagian dapat dilihat dari wilayah yang lebih luas, mencakup sebagian besar Eropa, Afrika Utara, Kanada, dan Amerika Serikat bagian utara.

Pukul 15.35 UTC

Berdasarkan perhitungan waktu, fenomena ini diperkirakan mulai pada pukul 15.35 UTC dan mencapai puncaknya pada 17.47 UTC. Keseluruhan proses gerhana akan berakhir pada pukul 19.59 UTC, dengan perbedaan waktu pengamatan yang bergantung pada lokasi masing-masing negara.

Spanyol menjadi salah satu lokasi terbaik bagi siapa pun yang ingin menyaksikan gerhana matahari total secara langsung. Jalur totalitas fenomena ini akan melewati beberapa wilayah di Spanyol, mulai dari Galicia, Asturias, Castile and León, Aragon, hingga Kepulauan Balearic.

Spanyol tengah bersiap menghadapi gerhana matahari total langka pada 12 Agustus 2026. Peristiwa ini diperkirakan menarik sekitar 17 juta pengunjung, termasuk lima juta wisatawan internasional. Selain Spanyol, Islandia juga menjadi destinasi favorit karena posisinya berada tepat di jalur totalitas.

Data ESA mengonfirmasi bahwa selain Islandia, gerhana total juga melintasi Greenland dan Portugal, sedangkan wilayah Eropa lainnya hanya akan menyaksikan gerhana dalam bentuk sebagian.

Fenomena ini menjadi momen penting bagi para ilmuwan untuk melakukan penelitian. NASA berencana menerbangkan pesawat WB-57 di ketinggian 15 kilometer guna mengikuti bayangan Bulan, sehingga mereka bisa mengamati korona Matahari lebih lama dibandingkan pengamatan dari daratan.

Share This Article
Teruslah Berbuat baik kepada siapapun karena hal baik itu, akan kembali padamu dengan berbagai cara
Avatar photo
Pemimpin redaksi mabur.co
Tidak ada komentar