Mabur.co – Seorang pria di Vietnam, Duong Dinh Luc, menolak tawaran uang senilai Rp1,3 miliar demi menyerahkan patung kuno berusia 1000 tahun untuk negara.
Patung kuno berbentuk Hanoman itu ia temukan saat sedang memancing di laut, sekitar 50 meter dari pantai, dalam kondisi tertutup pasir pada kedalaman sekitar 4 meter.
Dilansir Vietnam.vn, Sabtu (19/9/2026), Luc menemukan artefak kuno itu di wilayah Provinsi Quang Ngai.
Dewa Kera dalam Tradisi Hindu
Hasil penelitian menunjukkan patung tersebut merupakan sosok Hanoman, dewa kera dalam tradisi Hindu yang berkaitan dengan kebudayaan Champa.
Patung terbuat dari batu pasir berbutir halus dengan tinggi 84 sentimeter, lebar 40 sentimeter dan berat sekitar 150 kilogram.
Patung terdiri atas alas batu berbentuk segi delapan setinggi 14 sentimeter dan badan setinggi 70 sentimeter dalam posisi duduk.
Gaya Seni Champa
Detail pahatan seperti kepala bundar, mata menonjol, hidung tinggi dan mulut lebar, menunjukkan gaya seni Champa periode akhir. Sejumlah detail juga memperlihatkan pengaruh seni Khmer.
Para ahli memperkirakan, patung tersebut berasal dari abad ke-11 hingga ke-12. Beberapa peneliti menduga patung itu berkaitan dengan reruntuhan menara Chánh Lộ, lokasi ditemukannya ratusan artefak Champa pada 1927.
Saat pertama kali menemukan patung Hanoman yang memiliki ukuran besar itu pada 2022 sempat ditawar kolektor senilai 2 miliar dong Vietnam atau sekitar Rp1,3 miliar.
Namun ia memilih menyerahkan patung itu kepada Museum Umum Provinsi Quang Ngai untuk kepentingan penelitian.
Keputusan itu kemudian mendapat penghargaan. Setelah 4 tahun berlalu, pemerintah Vietnam akhirnya memberikan hadiah hampir 93 juta dong Vietnam atau sekitar Rp93 juta kepada Luc pada September 2026 ini.
Patung yang ditemukan saat memancing itu kini menjadi artefak penting untuk penelitian sejarah dan budaya Champa.
