UGM Batasi Area Olahraga, Lokasi Utama di Wisdom Park

6 Min Read
Wide daytime street scene with a curved pedestrian path, signboard on the left, trees, and a building in the distance in blue sky.
Aktivitas olahraga di sejumlah kawasan UGM dibatasi dan dipusatkan di Wisdom Park. Warganet ramai-ramai soroti kebijakan tersebut. (Foto: Setiaky A Kusuma)

Mabur.co- Aktivitas olahraga di sejumlah kawasan UGM dibatasi dan dipusatkan di Wisdom Park. Warganet ramai-ramai soroti kebijakan tersebut.

Surat edaran Universitas Gadjah Mada (UGM) terkait pembatasan aktivitas olahraga di sejumlah area kampus beredar di media sosial.

Universitas Gadjah Mada (UGM) resmi menerbitkan Keputusan Rektor UGM Nomor 977/UN1.P5/KPT/HUKOR/2026 mengenai Pengawasan dan Penertiban Aktivitas Olahraga di Lingkungan Universitas Gadjah Mada.

Yellow and blue signboard on a metal frame beside a tree-lined walkway, advertising sports activities at Wisdom Park. близ
Universitas Gadjah Mada (UGM) resmi menerbitkan Keputusan Rektor UGM Nomor 977/UN1.P5/KPT/HUKOR/2026 mengenai Pengawasan dan Penertiban Aktivitas Olahraga di Lingkungan Universitas Gadjah Mada. (Foto: Setiaky A Kusuma)

Aturan yang mulai berlaku sejak ditetapkan pada 1 September 2026 ini memetakan zona yang diperbolehkan dan dilarang untuk kegiatan olahraga demi mengembalikan fungsi utama kawasan kampus.

Melalui keputusan baru tersebut, UGM memetakan zona yang diperbolehkan dan dilarang untuk dijadikan lokasi olahraga. 

Lokasi Utama Berolahraga

Kawasan Wisdom Park UGM ditetapkan sebagai lokasi utama bagi masyarakat umum maupun sivitas akademika yang hendak berolahraga.

Kebijakan itu turut berdampak pada “rute kucing”, jalur yang selama ini dikenal di kalangan pelari dan melewati sejumlah kawasan kampus, mulai dari Grha Sabha Pramana (GSP), Perpustakaan Pusat, hingga Fakultas Peternakan.

Berdasarkan aturan yang beredar, jalur tersebut tidak lagi diperbolehkan digunakan untuk aktivitas lari. Sejumlah rambu juga terlihat di area kampus UGM dengan tulisan, “Semua Kegiatan Olahraga di Area Universitas Gadjah Mada Dipusatkan di Wisdom Park”.

Selain rute tersebut, aktivitas olahraga juga dibatasi di beberapa kawasan lain, termasuk Kantor Pusat Tata Usaha, Grha Sabha Pramana, Perpustakaan Pusat, serta area fakultas atau sekolah dan pelayanan akademik.

Pembatasan aktivitas olahraga ini kemudian menjadi perbincangan di media sosial. Sejumlah warganet menyoroti akses masyarakat terhadap ruang terbuka untuk berolahraga, mengingat kawasan UGM selama ini kerap dimanfaatkan warga untuk aktivitas fisik.

Di sisi lain Dekan Fakultas Teknik UGM, Prof. Ir. Selo, S.T., M.T., M.Sc., Ph.D., IPU, ASEAN Eng, menuturkan, sebagai bagian dari dukungan terhadap SE Rektor UGM terkait kegiatan olahraga di lingkungan kampus, selain Wisdom Park,  area lingkar fakultas teknik dapat dimanfaaatkan untuk berolahraga di luar jam kerja, khususnya hari Sabtu, Minggu atau hari libur,” ucapnya, Kamis (17/9/2026).

Man in a light blue shirt and navy tie standing with a folder in a bright, modern office lobby with glass walls.
Dekan Fakultas Teknik UGM, Prof. Ir. Selo, S.T., M.T., M.Sc., Ph.D., IPU, ASEAN Eng. (Foto: Dok. Pribadi)

Selo mengatakan, untuk berolahraga kelompok dalam jumlah banyak pada hari kerja (07.00-16.00), pastikan telah mengajukan izin sesuai ketentuan yang berlaku.

“Aturan ini diterapkan untuk menjaga keamanan guna mengurangi risiko kecelakaan serta menciptakan kenyamanan bersama bagi seluruh warga kampus,” ucapnya.

Wakil Rektor UGM Bidang Perencanaan, Aset, dan Sistem Informasi, Arief Setiawan Budi Nugroho, Ph.D., menuturkan, aktivitas berjalan kaki, berlari, dan bersepeda telah menjadi bagian dari gaya hidup sehat yang semakin berkembang di kalangan sivitas akademika maupun masyarakat.

Sebagai kampus yang mengusung prinsip Health Promoting University (HPU), Universitas Gadjah Mada (UGM) mendukung berbagai aktivitas yang mendorong kesehatan fisik dan mental.

Sebagai perguruan tinggi, fungsi utama kawasan kampus adalah mendukung pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. 

Pengelolaan ruang kampus diarahkan untuk memastikan seluruh aktivitas akademik dapat berlangsung dengan baik, sekaligus tetap menyediakan ruang yang memadai bagi aktivitas pendukung seperti olahraga dan rekreasi.

“UGM terus mendorong implementasi Health Promoting University untuk menciptakan lingkungan belajar dan budaya organisasi yang sehat bagi seluruh sivitas akademika. Oleh karena itu, UGM senantiasa mendorong kebiasaan hidup sehat melalui aktivitas berjalan kaki, berlari, bersepeda, dan berbagai kegiatan olahraga,” ucapnya.

Arif mengatakan pula, UGM mendukung aktivitas olahraga sebagai bagian dari gaya hidup sehat.

Menata Pemanfaatan Ruang Publik

“Yang kami lakukan adalah menata pemanfaatan ruang agar aktivitas olahraga, kegiatan akademik, dan mobilitas warga kampus dapat berjalan bersama secara aman dan nyaman,” katanya.

Arif mengatakan lagi, di hari kerja, sivitas akademika dan masyarakat tetap dapat melakukan aktivitas berjalan kaki, berlari, maupun bersepeda di lingkungan UGM dengan memanfaatkan trotoar serta jalur yang tersedia tanpa menggunakan lajur kendaraan bermotor.

Aktivitas tersebut diarahkan pada pukul 05.00–06.30 WIB dan 18.00–22.00 WIB agar tidak beririsan dengan kegiatan utama kampus.

“Masyarakat tetap dapat memanfaatkan koridor pejalan kaki dan jalur yang selama ini banyak digunakan untuk berolahraga. Pengaturan waktu dilakukan agar aktivitas olahraga dan kegiatan akademik dapat berjalan berdampingan secara optimal,” jelasnya.

Manajer Utama UGM Residence, Wijayanti, menjelaskan bahwa GOR Kebangsaan Wisdom Park beroperasi setiap hari pukul 06.00–22.00 WIB dan dapat dimanfaatkan masyarakat sesuai ketentuan yang berlaku. Adapun area taman dapat digunakan hingga pukul 18.00 WIB.

Kawasan Wisdom Park memiliki sejumlah fasilitas yang dapat dimanfaatkan untuk aktivitas olahraga dan rekreasi.

Fasilitas tersebut meliputi lapangan tenis, bulutangkis, pickleball, lintasan jalan kaki dan lari, area kebugaran luar ruang (outdoor fitness), lapangan 3-on-3, serta berbagai ruang terbuka untuk rekreasi.

“Di Wisdom Park terdapat GOR Kebangsaan yang dilengkapi berbagai fasilitas olahraga. Selain itu tersedia juga walking and running track, outdoor fitness, lapangan 3-on-3, dan area rekreasi yang dapat dimanfaatkan masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, salah seorang warga, Tiara, menilai jalur di Wisdom Park cukup untuk digunakan jogging. Ia menyebut kawasan tersebut memiliki rute yang relatif aman karena tidak perlu melewati jalan besar.

“Kalau aku sih cukup aja ya, karena rutenya dari sini sampai ke yang di sana itu loh, yang di pinggir jalan itu kan nembus kan. Nggak lewat jalan besar juga, jadi aman. Menurutku cukup aja sih,” tuturnya.

TAGGED:
Share This Article
Teruslah Berbuat baik kepada siapapun karena hal baik itu, akan kembali padamu dengan berbagai cara
Avatar photo
Pemimpin redaksi mabur.co
Tidak ada komentar