Kontribusi Besar Seniman Susilo Nugroho, Rumuskan Program Tata Nilai Budaya Yogyakarta

2 Min Read
Funeral room with a white casket surrounded by white and yellow flowers; several mourners stand along the walls, facing the casket.
Kepala Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Dian Lakshmi Pratiwi, S.S., M.A, saat takziah ke kediaman Seniman Susilo Nugroho. (Foto: Setiaky A Kusuma)

Mabur.co – Komunitas seni di Yogyakarta kehilangan salah satu tokoh. Seniman Susilo Nugroho yang dikenal luas sebagai Den Baguse Ngarso, berpulang pada usia 67 tahun, Senin (21/9/2026), di Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta. Susilo meninggalkan jejak mendalam di dunia seni pertunjukan Tanah Air.

Kepala Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan), Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Dian Lakshmi Pratiwi, S.S., M.A, menuturkan, selama ini Susilo Nugroho kalau bagi teman-teman dinas sudah seperti keluarga sendiri.

Kontribusi Besar untuk Dinas Kebudayaan

“Banyak aktivitas di dinas yang mendapatkan sentuhan beliau, pemikiran beliau, apa pun gitu. Jadi kalau bagi kami beliau sudah sangat terbiasa. Jadi mulai dari penjurian kalurahan budaya, mulai dari festival-festival berjenjang seperti ketoprak, bahkan di acara-acara yang lebih informal internal dinas. 

Beliau banyak memberikan ide, gagasan yang lebih segar. Paling berkesan bagi saya adalah ketika beliau cukup banyak memberikan kontribusi pemikiran dan juga konsep saat kita melaksanakan pelatihan tata nilai budaya,” ungkapnya, Selasa (22/9/2026).

Close-up of a woman wearing a blue floral hijab and glasses, with a man in a light shirt and badge in the background at an outdoor event.
Kepala Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Dian Lakshmi Pratiwi, S.S., M.A. (Foto: Setiaky A Kusuma)

Menurut Dian, pelatihan tata nilai budaya itu sesuatu yang tidak konvensional seperti yang biasa dilakukan, tetapi dengan eksplorasi pemikiran-pemikiran yang dilakukan oleh para seniman, jadi seakan tidak seperti pelatihan.

“Pemikiran yang sangat terkenang namanya sinau bareng tata nilai budaya itu yang paling berkesan buat saya. Beliau sangat berkontribusi dalam pemikiran, konsep, bagaimana kami di dinas kebudayaan untuk bisa lebih melayani masyarakat. Kemudian bisa mengembangkan konsep yang lebih cocok dengan kebutuhan masyarakat,” ucapnya.

Share This Article
Teruslah Berbuat baik kepada siapapun karena hal baik itu, akan kembali padamu dengan berbagai cara
Avatar photo
Pemimpin redaksi mabur.co
Tidak ada komentar