Mabur.co – Kabar duka menyelimuti keluarga Susilo Nugroho atau Den Baguse Ngarso. Ia berpulang dengan tenang pada Senin (21/9/ 2026).
Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, kerabat, seniman, budayawan, pelawak dan semua sahabat. Namun, doa menjadi penguat di tengah suasana kehilangan.
Tokoh masyarakat, Ganjar Pranowo, menuturkan, mempunyai kedekatan dengan Susilo Nugroho dalam berkesenian, meskipun dirinya bukan seniman.
Seniman Inspiratif
“Beliau mengajarkan berkesenian dengan pesan-pesan yang sangat bagus. Setiap kali ketemu di acara-acara seni beliau selalu mengatakan, itu kembaranku, karena rambutnya putih. Beliau sosok yang menginspirasi, seniman yang tulus, hebat. Banyak orang kemudian bertanya siapa nama asli Den Baguse Ngarso karena kebanyakan orang tidak tahu nama asli beliau,” ucapnya, Selasa (22/9/2026).

Menurut Ganjar, dunia kesenian kini kehilangan sosok yang sangat inspiratif.
“Waktu saya jadi gubernur, waktu saya Ketua Umum Kagama, beberapa kali kita undang bermain ketoprak. Beliau itu kalau main ketoprak seperti interaksi kehidupan sehari-hari. Betul-betul natural, menjiwai,” kenang Ganjar.
Sampaikan Kritik Tapi Tidak Membuat Marah
Ganjar menuturkan pula, sisi kelucuan Susilo Nugroho sangat kental. Esensinya tetap bisa diterima meskipun bermuatan kritik. Kadang colek-colek orang sedikit kiri dan kanan.
“Bisa bikin orang tersinggung, tapi lucu. Oh lucu, oh lucu. Jadi mau marah tidak jadi. Itu hebatnya beliau,” pungkas Ganjar.
